Transparansi BUMDes Banjarsari: Kinerja Usaha Meningkat, Kontribusi PADes Kembali Disalurkan

Lombok Timur — gabungnyawartawanindonesia.co.id ll  Upaya penguatan ekonomi desa terus digalakkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Di Desa Banjarsari, BUMDes Taman Sari Makmur menggelar forum laporan kinerja tahunan sebagai bentuk akuntabilitas kepada pemerintah desa dan masyarakat. Kegiatan tersebut disertai penyerahan bagian keuntungan usaha untuk menambah Pendapatan Asli Desa (PADes).

 

Pertemuan yang melibatkan perangkat desa, BPD, pengawas, dan unsur masyarakat ini menjadi ruang evaluasi bersama atas jalannya unit-unit usaha desa. Selain memaparkan capaian, pengelola juga menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi selama setahun terakhir.

 

BUMDes Taman Sari Makmur saat ini mengelola beragam lini usaha, mulai dari layanan air bersih desa, usaha kuliner, jasa pelayanan kesehatan atau perawatan, produksi air minum, hingga peternakan ayam petelur. Keberagaman usaha tersebut diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa.

 

Dalam pemaparannya, pengurus menyebut performa usaha secara umum mengalami perkembangan. Pendapatan disebut menunjukkan tren naik dibanding periode sebelumnya. Layanan air bersih desa mencatat pertumbuhan pelanggan meskipun peningkatan pendapatan masih bertahap. Pendapatan retribusi pasar juga dilaporkan lebih baik dari tahun lalu, sementara pemanfaatan fasilitas sewa lapangan masih tergolong rendah.

 

Sektor peternakan ayam petelur menjadi salah satu program unggulan yang tengah dikembangkan. Unit ini mendapat dukungan dana hibah pemerintah daerah yang dimanfaatkan untuk pembangunan sarana kandang, pengadaan pakan, vaksinasi, dan operasional. Karena masih dalam fase penguatan produksi, unit tersebut belum difokuskan sebagai sumber laba.

 

Dari laporan keuangan, pengeluaran terbesar berasal dari biaya operasional rutin seperti energi, perawatan unit usaha, serta kebutuhan administrasi. Meski demikian, BUMDes tetap mampu membukukan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang dinilai memberi dampak positif bagi kas desa.

 

Berbagai kendala turut disampaikan, di antaranya biaya operasional yang tinggi, faktor cuaca, keterbatasan fasilitas, hingga persoalan pembayaran pelanggan. Untuk menjawab tantangan itu, pengelola menjalankan langkah perbaikan seperti peningkatan layanan, promosi usaha, perawatan berkala, dan pengelolaan peternakan yang lebih terencana.

 

Dalam sesi masukan, peserta forum menekankan pentingnya sistem keuangan yang tertib dan transparan. Setoran PADes diharapkan langsung masuk ke rekening desa agar terdokumentasi secara resmi. Selain itu, peran pengawas diminta lebih optimal dalam memonitor penggunaan modal desa dan kelayakan usaha.

 

Pemerintah Desa Banjarsari menaruh harapan besar agar BUMDes terus berkembang dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Dengan pengelolaan yang profesional dan terbuka, BUMDes diharapkan memberi manfaat nyata sekaligus meningkatkan pendapatan desa secara berkelanjutan.(win)

Facebook Comments Box
PAGE TOP
Exit mobile version