Kunjungan ke Jakarta, Lombok Timur Amankan Dukungan Pusat untuk Stabilitas Ekonomi dan BUMD

banner 468x60

Gabungnyawartawanindonesia.co.id – Lombok Timur — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memperkuat langkah pembangunan ekonomi melalui komunikasi intensif dengan pemerintah pusat. Dalam agenda kerja di Jakarta, Bupati Haerul Warisin didampingi Sekretaris Daerah Muhammad Juaini Taofik bertemu dengan Deputi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ferry Irawan, pada Selasa (28/4/2026).

Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memaparkan kondisi terbaru perekonomian daerah sekaligus menjajaki dukungan kebijakan dari pemerintah pusat. Dalam penjelasannya, Bupati menyebut bahwa stabilitas harga bahan pokok di Lombok Timur mulai menunjukkan perbaikan.

Keberhasilan tersebut dipengaruhi oleh kerja sama antarwilayah, khususnya dalam pengendalian harga komoditas cabai bersama daerah di Sulawesi Selatan. Dampaknya, Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada pertengahan April tercatat turun sebesar 2,06 persen.

Selain isu stabilitas harga, pemerintah daerah juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pembangunan manusia serta penguatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Saat ini, enam BUMD yang dikelola Pemkab Lombok Timur telah menghasilkan dividen dengan nilai total lebih dari Rp20 miliar.

Namun, sejumlah tantangan masih dihadapi, seperti peningkatan kualitas SDM, penyelarasan regulasi, hingga pengembangan pasar usaha. Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan melalui peningkatan kapasitas pegawai dan penguatan tata kelola perusahaan.

Menanggapi hal tersebut, pihak Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memberikan apresiasi atas berbagai capaian Lombok Timur, termasuk prestasi dalam pengendalian inflasi daerah serta implementasi digitalisasi keuangan.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah pusat akan menyalurkan dana insentif yang dapat dimanfaatkan dalam APBD Perubahan 2026. Selain itu, bantuan juga diberikan dalam proses pengurusan izin karantina untuk komoditas porang sebagai salah satu syarat ekspor ke Tiongkok.

Tak hanya itu, pemerintah pusat juga berencana memberikan pelatihan bagi manajemen BUMD guna meningkatkan profesionalisme dan kinerja usaha daerah.

Dengan adanya dukungan tersebut, Lombok Timur diharapkan mampu terus mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki, meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional, melalui penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat.(red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *