http://Gwiindonesia.co.id 
Acara diawali dengan pembukaan berupa lantunan Kalam Ilahi yang dibacakan oleh Qori Mahfud Harun dari Bayur Kali. Dengan suara yang merdu dan penuh penghayatan, bacaan ayat suci Al-Qur’an tersebut berhasil menciptakan suasana religius dan menenangkan hati para jamaah yang hadir. Pembacaan Kalam Ilahi ini menjadi pengantar yang menguatkan nilai spiritual sebelum memasuki rangkaian acara berikutnya.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Ruhyani. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Isra Mi’raj serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara tersebut. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Isra Mi’raj sebagai sarana memperbaiki kualitas ibadah, khususnya shalat lima waktu.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Dewan Kemakmuran Mushollah Al-Barkah, Fahrul. Ia menekankan pentingnya peran mushollah sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan umat. Fahrul berharap, melalui kegiatan seperti ini, kebersamaan dan kepedulian antar warga dapat terus terjaga serta mushollah semakin makmur dengan berbagai aktivitas positif.
Acara inti diisi dengan tausiah oleh Ustad Jana dari Tangerang. Dalam ceramahnya, ia menjelaskan makna Isra Mi’raj sebagai peristiwa luar biasa yang mengajarkan pentingnya shalat sebagai tiang agama serta untuk menghindari yang nama judi dan selalu beribadah kepada Allah SWT.
Tausiah kemudian dilanjutkan oleh Ustad Satala Ubaidillah dari Bayur Kali yang mengajak jamaah untuk memperkuat iman dan akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebagai penutup, lantunan ayat suci Al-Qur’an kembali menggema melalui Qori Ahmad Mubarok. Rangkaian acara pun berakhir dengan doa bersama, meninggalkan kesan mendalam serta harapan agar nilai-nilai Isra Mi’raj dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.