PANDEGLANG-BANTEN – Dugaan carut-marut Program Revitalisasi SDN Cilaban Bulan 2, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, dengan anggaran Rp1.002.549.187 dari APBN 2026, kembali mencuat.
Setelah sebelumnya disorot terkait dugaan minimnya penerapan K3, penggunaan APD, tenaga kerja dari luar wilayah hingga mekanisme pengawasan, kini PLT Kepala SDN Cilaban Bulan 2 menjadi sorotan karena disebut belum memberikan jawaban substantif atas konfirmasi yang telah disampaikan.
Koordinator GOW-BANTEN sekaligus Ketua GWI DPC Kabupaten Pandeglang, Raeynold Kurniawan, menegaskan pihaknya tidak akan membangun opini sepihak.
“Kami hanya meminta penjelasan. Anggarannya lebih dari Rp1 miliar dan ini uang negara. Kalau pelaksanaannya sudah sesuai aturan, jelaskan dan tunjukkan datanya. Jangan ketika publik bertanya justru bungkam,” tegas Raeynold.
Menurutnya, diamnya pihak sekolah justru berpotensi memperbesar tanda tanya masyarakat.
“Kami mempertanyakan K3, pengawasan, tenaga kerja, kualitas material, volume pekerjaan dan kesesuaian dengan RAB serta spesifikasi. Ini pertanyaan konkret, bukan tuduhan,” ujarnya.
Sementara itu, Aan yang lebih dikenal Aan Rebong, Tim Investigasi GOW-BANTEN sekaligus Sekjen GWI DPC Kabupaten Pandeglang, menegaskan bahwa pihaknya akan terus menelusuri persoalan tersebut.
“Bungkam bukan jalan keluar. Kami sudah turun ke lapangan, melihat kondisi dan melakukan konfirmasi. Kalau memang tidak ada persoalan, tinggal dijelaskan. Jangan sampai publik justru menilai ada sesuatu yang sengaja ditutup-tutupi,” tegas Aan.
Ia menambahkan, GOW-BANTEN memberikan ruang kepada pihak sekolah, P2SP dan pihak pengawas untuk memberikan klarifikasi.
“Kami siap memuat hak jawab. Tetapi jangan berharap persoalan selesai hanya dengan diam. Selama masih ada pertanyaan publik, kami akan terus melakukan penelusuran,” tandasnya.
Dengan nilai anggaran Rp1,002 miliar lebih, GOW-BANTEN mempertanyakan siapa pengawasnya, bagaimana pengawasannya dan siapa yang bertanggung jawab memastikan pekerjaan sesuai RAB, spesifikasi teknis serta standar keselamatan.
Hingga berita ini diterbitkan, PLT Kepala SDN Cilaban Bulan 2 dan P2SP masih diberikan ruang penuh untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab.
GOW-BANTEN menegaskan penelusuran akan terus berlanjut. Bukan untuk mencari-cari kesalahan, tetapi untuk memastikan uang negara benar-benar digunakan secara transparan, aman, berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Redaksi menegaskan seluruh dugaan dalam pemberitaan ini masih memerlukan verifikasi dan pembuktian lebih lanjut. Prinsip praduga tak bersalah dan keberimbangan tetap dikedepankan.
Penulis : team/red










