Lombok Timur – gabungnyawartawanindonesia.co.id ll Ulang tahun ke-18 Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di Kabupaten Lombok Timur diperingati dengan kegiatan sosial di wilayah terdampak banjir. Pengurus DPC Gerindra bersama anggota DPRD Lombok Timur dari fraksi partai tersebut turun langsung ke Kecamatan Jerowaru untuk menyalurkan bantuan bagi warga yang kesulitan akibat genangan air.
Kegiatan berlangsung pada Sabtu (7/2/2026) di dua desa yang terdampak cukup parah, yakni Desa Ekas Buana dan Desa Seriwe. Bantuan berupa paket sembako dibagikan kepada warga di Dusun Kuang Sungkun dan Dusun Semerang yang hingga kini masih menghadapi banjir di lingkungan tempat tinggal mereka.
Selain menyerahkan bantuan logistik, rombongan juga melakukan peninjauan lapangan. Mereka berdialog dengan warga guna mengetahui kondisi terkini serta kebutuhan mendesak yang diperlukan masyarakat selama masa banjir.
Ketua DPRD Lombok Timur, Muhammad Yusri, menyebut bencana yang terjadi selama beberapa hari terakhir perlu ditangani secara serius. Ia menilai genangan air yang tidak kunjung surut dapat berdampak pada kesehatan dan aktivitas harian warga.
Menurutnya, kehadiran para legislator di lokasi bencana merupakan bagian dari tanggung jawab untuk memastikan warga terdampak mendapatkan perhatian. Ia juga menyatakan pihaknya akan mendorong pembahasan penanganan banjir bersama pemerintah daerah dan dinas terkait.
Sementara itu, Kepala Dusun Kuang Sungkun, Wirkas Suandi, menjelaskan banjir mulai terjadi sejak 23 Januari setelah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan embung di sekitar wilayahnya meluap. Air kemudian mengalir ke permukiman dan merendam rumah warga.
Data di wilayah tersebut mencatat sedikitnya 56 kepala keluarga atau sekitar 197 jiwa terdampak. Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tenda darurat yang disediakan BPBD karena rumah mereka belum bisa ditempati.
Wirkas mengapresiasi bantuan yang diberikan, namun menekankan bahwa warga berharap ada langkah konkret untuk mengatasi banjir secara permanen. Ia menyebut kebutuhan utama masyarakat saat ini adalah percepatan aliran air keluar dari permukiman.
Banjir yang melanda dua desa tersebut juga berdampak pada terbatasnya akses air bersih. Warga berharap penanganan segera dilakukan agar kondisi bisa kembali normal.
Selain kegiatan bantuan banjir, peringatan HUT ke-18 Gerindra di Lombok Timur juga diisi agenda sosial lain seperti doa bersama, santunan anak yatim, dan syukuran kantor baru DPC Gerindra Lombok Timur.(win)
