Gabungnyawartawanindonesia.co.id | Langkat – Langkah BRI Unit Stabat yang terus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro dan KUR Kecil bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Langkat mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.
Salah satunya datang dari tokoh masyarakat Melayu sekaligus Anggota DPRD Kota Binjai, Drs. T. Matsyah, yang menilai program tersebut merupakan bentuk komitmen nyata dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM.
Menurut Drs. T. Matsyah, edukasi mengenai akses pembiayaan sangat penting agar pelaku usaha tidak kesulitan memperoleh modal untuk mengembangkan usahanya.
“Saya mengapresiasi langkah BRI Unit Stabat yang terus turun langsung memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai program KUR. Ini bukan hanya soal penyaluran kredit, tetapi juga upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui UMKM yang sehat dan produktif,” ujarnya.
Ia mengatakan, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional sehingga membutuhkan dukungan nyata dari seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun sektor perbankan.
“Kami berharap sinergi seperti ini terus diperluas hingga ke desa-desa, sehingga semakin banyak pelaku usaha kecil yang memperoleh akses pembiayaan resmi dan terhindar dari praktik pinjaman ilegal yang justru membebani masyarakat,” tegasnya.

Sebelumnya, BRI Unit Stabat bersama Disperindag Kabupaten Langkat menggelar sosialisasi KUR di Aula Kantor Camat Stabat yang diikuti puluhan pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha.
Dalam kegiatan tersebut, Rini Yesi Hutasoit selaku Mantri BRI Unit Stabat didampingi Ayu Rahmawati memberikan penjelasan mengenai persyaratan pengajuan KUR, mekanisme penilaian usaha, plafon pembiayaan, hingga kewajiban debitur dalam memenuhi komitmen pembayaran angsuran.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai prosedur pengajuan KUR, peluang memperoleh pembiayaan bagi usaha yang berkembang, hingga strategi memanfaatkan modal usaha secara produktif.
Drs. T. Matsyah berharap kegiatan edukasi seperti ini terus dilakukan secara berkelanjutan karena dinilai mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat serta memperkuat sektor UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
“Jika UMKM tumbuh kuat, maka ekonomi masyarakat juga akan semakin kokoh. Karena itu, saya mengajak para pelaku usaha memanfaatkan program KUR secara bijak dan produktif sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.










