Persoalan Sampah Kian Mengkhawatirkan, DPRD Singkawang Desak Langkah Konkret Pemkot

banner 468x60

Singkawang,gabungnyawartawanindonesia.co.id-Kalbar,– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Singkawang mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang untuk segera mengambil langkah konkret dalam mengatasi persoalan sampah yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

Ketua DPRD Kota Singkawang, Sujianto, mengatakan permasalahan sampah harus menjadi prioritas pemerintah daerah mengingat dampaknya yang semakin dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Kota Singkawang.

“DPRD menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait persoalan sampah. Karena itu, kami meminta pemerintah daerah segera mengambil tindakan serius dan terukur untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Sujianto saat diwawancarai wartawan di Kantor DPRD Kota Singkawang, Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah perlu mengingat arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta seluruh kepala daerah menyatakan perang terhadap sampah dan memimpin langsung gerakan kebersihan lingkungan. Arahan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor.

Sujianto menilai persoalan sampah merupakan masalah serius yang tidak boleh dianggap sepele karena berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, serta citra daerah.

Untuk mengetahui akar persoalan yang terjadi, DPRD meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Singkawang menyampaikan data akurat terkait jumlah produksi sampah, ketersediaan armada pengangkut, serta realisasi penerimaan retribusi sampah.

“Kami ingin mengetahui secara pasti di mana letak permasalahannya. Apakah karena kurangnya armada, keterbatasan anggaran, atau ada kendala dalam sistem pengelolaan sampah yang selama ini berjalan,” ujarnya.

Selain itu, DPRD juga mendorong dilakukan evaluasi terhadap kinerja DLH dan Pemkot Singkawang dalam menangani persoalan kebersihan kota. Menurut Sujianto, kondisi saat ini menjadi perhatian karena Singkawang pernah meraih penghargaan Adipura sebagai kota yang berhasil menjaga kebersihan lingkungan.

“Kalau dulu Singkawang pernah mendapatkan Adipura, mengapa sekarang belum mampu meraihnya kembali. Ini menunjukkan ada persoalan yang perlu segera dibenahi dalam pengelolaan sampah,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Singkawang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Barat yang selama ini menjadi tujuan wisatawan dari berbagai daerah. Karena itu, persoalan sampah yang tidak tertangani dengan baik dikhawatirkan dapat mencoreng citra kota wisata tersebut.

“Jangan sampai Kota Singkawang lebih dikenal karena persoalan sampah daripada potensi wisata yang dimilikinya. Pemkot harus bergerak cepat agar masalah ini tidak berdampak pada kenyamanan masyarakat maupun kepercayaan wisatawan,” tegasnya.

Sujianto menambahkan, upaya penanganan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah. Menurutnya, pihak kecamatan, kelurahan, hingga RT perlu dilibatkan secara maksimal dalam memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Ia berharap kesadaran masyarakat untuk membuang dan mengelola sampah dengan baik dapat terus meningkat sehingga persoalan sampah di Kota Singkawang dapat diminimalisir.

“Masalah sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Karena itu, mari bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya,” tutupnya.

Pewarta : Rinto Andreas

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *