Peringati May Day, GSBI Bengkayang Soroti Persoalan Upah Buruh

banner 468x60

Bengkayang, gabungnyawartawanindonesia.co.id-Kalbar – Dewan Pimpinan Cabang Gabungan Serikat Buruh Indonesia (DPC GSBI) Kabupaten Bengkayang menyoroti persoalan upah buruh dalam momentum peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day) 2026 yang digelar melalui kegiatan Family Gathering di Pantai Mimiland, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Jumat (1/5/2026).

Ketua DPC GSBI Kabupaten Bengkayang Asdiansyah mengatakan persoalan upah masih menjadi salah satu masalah utama yang dihadapi buruh di Kabupaten Bengkayang dan perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah maupun pihak perusahaan.

Menurutnya, peringatan May Day menjadi momentum bagi kaum buruh untuk menyampaikan aspirasi dan berbagai persoalan ketenagakerjaan yang hingga kini masih terjadi di lapangan.

“Aspek upah masih menjadi persoalan serius. Padahal, hal ini seharusnya tidak bertentangan dengan amanat undang-undang. Penetapan upah, termasuk pada sektor UMKM, seharusnya mempertimbangkan status pekerja secara jelas,” kata Asdiansyah.

Ia menilai penetapan upah yang tidak memperhatikan status kerja pekerja dapat menimbulkan ketimpangan dan merugikan buruh.

Karena itu, GSBI Kabupaten Bengkayang meminta agar persoalan upah buruh mendapat perhatian bersama dari pemerintah, pengusaha, dan pemangku kebijakan agar hak-hak pekerja dapat dipenuhi secara adil sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain menyoroti persoalan upah, Asdiansyah juga menegaskan GSBI Kabupaten Bengkayang menolak segala bentuk kebijakan yang merugikan buruh, termasuk penerapan denda terhadap pekerja.

Menurutnya, perlindungan terhadap hak-hak buruh harus diperkuat agar pekerja memperoleh kepastian hukum, kesejahteraan, dan perlakuan yang adil di tempat kerja.

Asdiansyah juga meminta instansi terkait dan DPRD Kabupaten Bengkayang agar lebih aktif memperjuangkan aspirasi buruh serta menjadi jembatan atas berbagai persoalan yang dihadapi pekerja.

“Kami berharap instansi terkait dan DPRD Kabupaten Bengkayang dapat benar-benar memperjuangkan hak-hak buruh serta menyuarakan apa yang menjadi keresahan kami,” ujarnya.

Peringatan May Day 2026 yang dikemas dalam suasana kebersamaan tersebut menjadi ruang bagi buruh untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat solidaritas dalam memperjuangkan hak-hak pekerja di Kabupaten Bengkayang.

 

Pewarta : Rinto Andreas

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *