Merak ll gabungnya wartawan indonesia.co.id ll dugaan pungutan liar kepada pedagang asongan oleh oknum pegawai asdp pelabuhan merak per orang diminta senilai 650ribu rupiah untuk membikin idcart baju seragam ķepada pedagang asongan yg mengais rezeki dipelabuhan merak berjualan kopi popmie dan asasories mobil\hp d dan bermacam2 barang dll oleh2 penumpang kapal ferry (persero)
BUMN badan usaha milik negara pt asdp ferry persero yg mengurus jasa kapal pelabuhan merak
tanpa musyawarah kepada para pedagang asongan memaksa setiap pedagang untuk bikin idcart dan baju seragam seharga 650ribu rupiah setiap 6bulan sekali dan iuran wajib setiap bulan 47ribu hal ini di ungkap kan oleh seorang pedang yg bernama suryani kelahiran asli serang ciruas yg netap tinggal di merak kota cilegon pedagang asongan yg sudah bertahun2 usaha asongan di pelabuhan merak menyampaikan jati diri dan mewakili aspirasi dari kawan2 asongan merasa ketidak adilan dan terdzoliman mengeluh dan menjerit situasi seperti sekarang ini usaha makin susah yg beli nya dan sepi apalagi sekarang jaman nya canggih penumpang juga sudah pada beli di onlien kebanyakan nya serba salah nasib pedagang asongan ini dagang salah harus bikin idcart dan seragam harus pake uang kalo dagang ada rasa takut diusir dan dirampas barang nya sama keamanan di pelabuhan di suruh perintah dari oknum asdp kalo yg sudah dirampas pingin kembali barang nya harus ada uang 500ribu rupiah ujar suryani
keluhan dari abah kayar dan kang bob dan bos asasories untuk pedang asongan di pelabuhan merak di tahun 2025 dan 2026 ini banyak2 para agen2 yg gulung tiker usaha nya karena pemasukan sama pengeluaran sekarang kebanyakan pengeluaran nya sedangkan kita di pelabuhan ini usaha dagang pak menghidupkan keluarga yg ada dirumah supaya jajan bukan mau maling kami minta keadilan nya kepada pt asdp pelabuhan merak
JERI ketua ormas kkpmp(kesatuan komando pembela merah putih) markas wilayah PROV.BANTEN menangapi aspirasi pengaduan dari masyarakat pedagang asongan di pelabuhan merak yg mana diduga pungli oleh oknum ingin mengklarifikasi kepada oknum asdp atau pun pimpinan kacab aspd sangat disayangkan BUMN badan usaha milik negara ini kan milik kita semua rakyat Indonesia yg dikelola oleh pt asdp ferry (persero)
sangat disayangkan sekali
para pedagang asongan yg serba kekurangan seharusnya di rangkul rasa kepedulian perlindungan hak kebebasan dan diberikan binaan untuk mengembangkan umkm dan koperasi pt asdp ferry (persero)
dan situ kan ada dana CSAR wajib untuk diberikan masyarakat sekitar nya
apabila kami ketua ornas kkpmp prov banten akan layangkan surat klasifikasi\audensi di abaikan kami gabungan aliansi birokrasi banten paguron dan advokat media\wartawan se-provinsi Banten siap akan layangkan akan aksi besar2an dikantor asdp pelabuhan merak kami sudah siap untuk membantu mendampingi pedagang asongan rakyat kecil
ujar jeri
ketua ormas kkpmp(PEDAGANG ASONGAN PEL,MERAK belum MERDEKA dari dugaan pungli oknum asdp ferry (persero)pel, merak
dugaan pungutan liar kepada pedagang asongan oleh oknum pegawai asdp pelabuhan merak per orang diminta senilai 650ribu rupiah untuk membikin idcart baju seragam ķepada pedagang asongan yg mengais rezeki dipelabuhan merak berjualan kopi popmie dan asasories mobil\hp d dan bermacam2 barang dll oleh2 penumpang kapal ferry (persero)
BUMN badan usaha milik negara pt asdp ferry persero yg mengurus jasa kapal pelabuhan merak
tanpa musyawarah kepada para pedagang asongan memaksa setiap pedagang untuk bikin idcart dan baju seragam seharga 650ribu rupiah setiap 6bulan sekali dan iuran wajib setiap bulan 47ribu hal ini di ungkap kan oleh seorang pedang yg bernama suryani kelahiran asli serang ciruas yg netap tinggal di merak kota cilegon pedagang asongan yg sudah bertahun2 usaha asongan di pelabuhan merak menyampaikan jati diri dan mewakili aspirasi dari kawan2 asongan merasa ketidak adilan dan terdzoliman mengeluh dan menjerit situasi seperti sekarang ini usaha makin susah yg beli nya dan sepi apalagi sekarang jaman nya canggih penumpang juga sudah pada beli di onlien kebanyakan nya serba salah nasib pedagang asongan ini dagang salah harus bikin idcart dan seragam harus pake uang kalo dagang ada rasa takut diusir dan dirampas barang nya sama keamanan di pelabuhan di suruh perintah dari oknum asdp kalo yg sudah dirampas pingin kembali barang nya harus ada uang 500ribu rupiah ujar suryani
keluhan dari abah kayar dan kang bob dan bos asasories untuk pedang asongan di pelabuhan merak di tahun 2025 dan 2026 ini banyak2 para agen2 yg gulung tiker usaha nya karena pemasukan sama pengeluaran sekarang kebanyakan pengeluaran nya sedangkan kita di pelabuhan ini usaha dagang pak menghidupkan keluarga yg ada dirumah supaya jajan bukan mau maling kami minta keadilan nya kepada pt asdp pelabuhan merak
JERI ketua ormas kkpmp(kesatuan komando pembela merah putih) markas wilayah PROV.BANTEN menangapi aspirasi pengaduan dari masyarakat pedagang asongan di pelabuhan merak yg mana diduga pungli oleh oknum ingin mengklarifikasi kepada oknum asdp atau pun pimpinan kacab aspd sangat disayangkan BUMN badan usaha milik negara ini kan milik kita semua rakyat Indonesia yg dikelola oleh pt asdp ferry (persero)
sangat disayangkan sekali
para pedagang asongan yg serba kekurangan seharusnya di rangkul rasa kepedulian perlindungan hak kebebasan dan diberikan binaan untuk mengembangkan umkm dan koperasi pt asdp ferry (persero)
dan situ kan ada dana CSAR wajib untuk diberikan masyarakat sekitar nya
apabila kami ketua ornas kkpmp prov banten akan layangkan surat klasifikasi\audensi di abaikan kami gabungan aliansi birokrasi banten paguron dan advokat media\wartawan se-provinsi Banten siap akan layangkan akan aksi besar2an dikantor asdp pelabuhan merak kami sudah siap untuk membantu mendampingi pedagang asongan rakyat kecil
ujar jeri
ketua ormas kkpmp marcab pulomerak dan ketua ormas kkpmp mada kota cilegon zaenal dan jamaludin siap mengikuti instruksi perintah perintah dari pimpinan ketua provinsi Banten bpk jeri apapun itu yg terjadi karena pimpinan kami selalu positif membela hak masyarakat kecil yg tertindas oleh oknum2 karena masyarakat dari tahun 1945 sampai hari ini sudah merdeka tapi kox tidak dibebaskan dari hak kebebasan pedagang asongan dari yg dinamakan merdeka ujar Jamaludin cilegon marcab pulomerak dan ketua ormas kkpmp mada kota cilegon zaenal dan jamaludin siap mengikuti instruksi perintah perintah dari pimpinan ketua provinsi Banten bpk jeri apapun itu yg terjadi karena pimpinan kami selalu positif membela hak masyarakat kecil yg tertindas oleh oknum2 karena masyarakat dari tahun 1945 sampai hari ini sudah merdeka tapi kox tidak dibebaskan dari hak kebebasan pedagang asongan dari yg dinamakan merdeka ujar Jamaludin cilegon










