PURWAKARTA — Dalam rangka memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan Gerakan Bersih-Bersih Masjid Nasional (Geber Masjid / Geber Mas) yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada hari Senin, 10 Agustus 2026. Kegiatan ini sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai ekoteologi, di mana menjaga kebersihan dan kelestarian rumah ibadah dipandang sebagai wujud pengabdian dan rasa syukur kepada Sang Pencipta.
Peluncuran tingkat nasional berpusat di Masjid Fatahillah, Balai Kota Jakarta, dipimpin langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia. Sementara di Kabupaten Purwakarta, kegiatan berpusat di Masjid Agung Syekh Baing Yusuf, berlangsung pukul 08.00–11.30 WIB, dan berjalan beriringan di masjid-masjid besar se-kabupaten.
Penanggung Jawab (PIC) Gerakan Bersih Masjid Kabupaten Purwakarta, H. Anang Suryana, S.Ag., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan mata rantai dari rangkaian agenda besar Kemenag Pusat yang telah dirancang berkelanjutan sejak pekan lalu.
“Gerakan hari ini bukan kegiatan tunggal. Minggu lalu kita telah melaksanakan kegiatan pikir bersama di Monas yang dihadiri ribuan ASN Kemenag dari Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Kemudian hari Sabtu kemarin, kita berziarah ke makam pahlawan, termasuk para pendiri dan tokoh pendiri Kementerian Agama. Hari ini, seluruh Indonesia bergerak membersihkan masjid atas arahan langsung Bapak Menteri Agama yang turun langsung memimpin dari Jakarta,” paparnya.
H. Anang menjelaskan bahwa di Purwakarta, titik pusat kegiatan berada di Masjid Agung Syekh Baing Yusuf, sementara di setiap kecamatan dan desa, kegiatan berjalan menyeluruh. “Para Kepala KUA dan Penyuluh Agama bergerak aktif di wilayah masing-masing, di masjid agung, masjid jami, hingga masjid lingkungan desa. Seluruh jajaran bergerak menyatu dalam satu niat yang sama,” ujarnya.
Ditanya apakah ini agenda rutin tahunan, H. Anang menjawab: “Pelaksanaan kali ini khusus digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Dan rangkaiannya belum usai. Insya Allah, Sabtu mendatang akan ada lomba-lomba lingkungan Kemenag, dilanjutkan doa bersama pada Senin, upacara bendera peringatan Proklamasi pada 17 Agustus, dan puncak kegiatan wilayah pada 24 Agustus di Bandung. Semua berangkai menyambut hari kemerdekaan.”
Kegiatan di pusat Purwakarta melibatkan seluruh ASN Kemenag Kabupaten Purwakarta, diperkuat Penyuluh Agama dari KUA Purwakarta, Babakancikao, dan Jatiluhur. Para peserta tampak kompak membersihkan ruang ibadah, halaman, dan lingkungan masjid dengan penuh kekhusyukan dan semangat kebersamaan. Sambil menantikan arahan langsung dari Menteri Agama melalui konferensi video, H. Anang menyampaikan pesan pokok kepada seluruh masyarakat Purwakarta.
“Mari kita bersyukur Indonesia merdeka dalam keadaan aman, damai, dan sejahtera. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan amal terbaik agar langkah kita senantiasa penuh berkah. Kepada seluruh masyarakat Purwakarta, mari kita cintai masjid dan kebersihannya. Jangan hanya setiap hari Jumat, tetapi kapanpun kita berupaya memberikan yang terbaik, agar masjid tetap bersih, nyaman, dan menyenangkan untuk melaksanakan ibadah berjamaah,” ajaknya.
Gerakan ini menjadi bukti nyata bahwa menjaga kebersihan rumah Allah bukan sekadar urusan fisik, melainkan perwujudan iman, pengamalan ajaran agama, sekaligus semangat persatuan bangsa yang dipersembahkan untuk Ibu Pertiwi di usia ke-81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia”( Iman Adri )










