Gabungnyawartawanindonesia.co.id | Binjai — Langkah cepat dan terukur yang dilakukan Satresnarkoba Polres Binjai dalam menggagalkan peredaran narkotika jenis ekstasi mendapat apresiasi tajam dari berbagai kalangan. Operasi undercover yang digelar dini hari berhasil membuktikan bahwa Polres Binjai tidak memberi ruang sedikit pun bagi para pelaku narkoba untuk bergerak bebas di Kota Binjai.
Dalam operasi tersebut, dua pria berinisial FA (23) dan PA (26), warga Sei Sekambing, Medan, berhasil diringkus petugas saat diduga hendak mengedarkan ekstasi di wilayah Binjai, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Keberhasilan ini dinilai sebagai pukulan keras bagi jaringan peredaran narkotika yang selama ini mencoba menjadikan Kota Binjai sebagai lokasi transaksi barang haram.
Pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat yang langsung ditindaklanjuti Kasat Narkoba Polres Binjai AKP Ismail Pane, S.H., M.H. Dengan metode undercover, tim bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil memburu kedua pelaku setelah sempat mencoba melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan 8 butir ekstasi terdiri dari 4 butir warna pink seberat 2,00 gram dan 4 butir warna biru seberat 1,80 gram. Polisi juga menyita satu unit Honda PCX putih BK 4834 AKU serta dua unit handphone iPhone yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas transaksi narkoba.
“Ini bukti nyata Polres Binjai bekerja serius, bukan sekadar formalitas. Bandar dan pengedar mulai dipersempit ruang geraknya,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Binjai yang mengapresiasi pengungkapan tersebut.
Menurut pengakuan awal tersangka, ekstasi itu rencananya akan diedarkan di wilayah Kota Binjai. Fakta ini semakin memperjelas bahwa ancaman narkoba masih nyata dan membutuhkan tindakan tegas tanpa kompromi.
Kapolres Binjai AKBP Mirzal menegaskan pihaknya tidak akan berhenti memburu para pelaku peredaran gelap narkotika.

“Kami akan terus melakukan penindakan tegas terhadap siapa pun yang terlibat narkoba. Keselamatan generasi muda adalah prioritas utama,” tegasnya.
Langkah cepat Satresnarkoba Polres Binjai dinilai menjadi sinyal keras bagi para bandar dan pengedar bahwa aparat kepolisian terus bergerak aktif membongkar jaringan narkoba hingga ke akar-akarnya.
Masyarakat pun diimbau terus bersinergi dengan kepolisian melalui pelaporan aktif ke Call Center 110 apabila menemukan aktivitas mencurigakan terkait narkotika di lingkungan masing-masing.










