Gabungnyawartawanindonesia.co.id | Deli Serdang, Sumatra Utara – Percut Sei Tuan — Pengerusakan plank milik Pemuda Pancasila Anak Ranting 05 Desa Tanjung Selamat pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB di Dusun 5 memicu kemarahan kader dan warga. Aksi yang dilakukan saat situasi lengang itu dinilai tidak wajar dan mengarah pada dugaan tindakan yang disengaja.
Keterangan saksi di lokasi menyebutkan, sekelompok orang tak dikenal datang pada dini hari dan merusak plank hingga mengalami kerusakan berat. Cara pelaku bekerja dinilai cepat dan terarah, sehingga menimbulkan dugaan adanya unsur perencanaan.
“Datangnya saat sepi, langsung merusak, lalu pergi. Kejadiannya sangat cepat,” ujar seorang saksi.

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Percut Sei Tuan menyatakan sikap tegas. Melalui Wakil Ketua I, Kamiso, pihaknya menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran hukum sekaligus bentuk penyerangan terhadap simbol organisasi.
“Kami mengecam keras tindakan ini. Kami akan menempuh jalur hukum dan segera melaporkan ke Polrestabes Medan agar pelaku dapat diusut dan diproses sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
PAC juga meminta aparat penegak hukum bertindak profesional, cepat, dan transparan dalam mengungkap kasus ini guna mencegah berkembangnya keresahan di masyarakat.

Sejumlah warga menilai, pengerusakan simbol organisasi secara sengaja merupakan perbuatan yang tidak dapat dibenarkan dan harus ditindak tegas sesuai hukum.
“Siapa pun pelakunya harus bertanggung jawab. Kami berharap kasus ini segera terungkap,” ujar seorang warga.
Hingga berita ini diturunkan, motif dan pelaku masih dalam penyelidikan. PAC Pemuda Pancasila Percut Sei Tuan memastikan akan terus mengawal proses hukum hingga kasus ini terungkap secara jelas.










