Lombok Timur — gabungnyawartawanindonesia.co.id ll Upaya menjaga kelancaran musim tanam 2026 di Lombok Timur diperkuat dengan penambahan pasokan pupuk bersubsidi. Langkah ini diambil untuk mengimbangi meningkatnya kebutuhan petani seiring bertambahnya aktivitas pertanian di sejumlah sentra produksi, Senin (09/02/2026).
Perusahaan BUMN sektor pupuk, PT Pupuk Indonesia, meningkatkan alokasi untuk mitra penyalur daerah, PD Agro Selaparang. Penilaian terhadap kinerja distribusi sebelumnya menjadi salah satu dasar keputusan tersebut, terutama karena penyaluran dinilai tertib dan mengikuti ketentuan harga resmi pemerintah.
Tambahan volume pupuk diberikan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan. Dalam beberapa waktu terakhir, luas lahan yang digarap petani dilaporkan bertambah, sehingga kebutuhan pupuk ikut meningkat. Kondisi itu mendorong perlunya cadangan stok yang lebih memadai.
Mekanisme penyaluran tetap merujuk pada sistem elektronik rencana kebutuhan kelompok tani (e-RDKK). Skema ini dipertahankan guna memastikan pupuk subsidi diterima oleh petani yang terdaftar dan sesuai data kebutuhan riil.
Saat ini distribusi masih diprioritaskan di Kecamatan Suwela. Peluang memperluas jangkauan layanan terbuka jika ada rekomendasi dari pemerintah daerah setempat.
Dengan penambahan pasokan tersebut, ketersediaan pupuk di Kabupaten Lombok Timur diharapkan tetap terjaga sepanjang musim tanam. Otoritas terkait berharap petani dapat menjalankan proses budidaya tanpa hambatan akibat keterbatasan pupuk.(dan)
