GabungnyawartawanIndonesia.co.id. Garut – Perjuangan memang tak pernah mengkhianati hasil. Ungkapan itu tepat menggambarkan kisah Januari Yusuf Ibrahim (22), mahasiswa Universitas Garut yang viral berkat kegigihannya berjualan risol dan gorengan di lingkungan kampus demi membiayai kuliahnya.
Dengan sebuah kotak kontainer di tangan, Januari berkeliling dari kelas ke kelas, menyapa mahasiswa lain untuk menawarkan dagangannya. Aktivitas itu ia jalani sejak semester awal hingga menjelang hari wisuda.
Bacaan Lainnya
- Dokter Keliling Partai Gerindra, Bergerak Bantu Warga Terdampak Gempa di Sumatera dan Aceh.
- Dokter Keliling Partai Gerindra Bergerak Bantu Warga Terdampak Gempa di Sumatera dan Aceh Sumatera Barat — Gerak cepat Presiden Prabowo Subianto dalam menangani bencana terus terungkap saat gempa melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Tidak hanya mengerahkan kekuatan nasional melalui TNI, BNPB, Basarnas, dan jajaran kementerian, Presiden Prabowo juga menginstruksikan seluruh elemen Partai Gerindra untuk ikut bergotong royong membantu warga terdampak melalui Sekretaris Jendral DPP Partai Gerindra Sugiono. Selain pengiriman bantuan logistik, evakuasi warga, dan pendistribusian sembako, Partai Gerindra turut mengerahkan Dokter Keliling Partai Gerindra yang berkeliling dari posko ke posko, hingga mendatangi rumah-rumah warga melakukan pemeriksaan kesehatan dan penanganan kepada warga yang membutuhkan Di Sumatera Barat, tim medis Partai Gerindra menyalurkan bantuan dan layanan medis di beberapa wilayah yang terkena dampak paling serius, antara lain, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Kecamatan Nanggalo, Kelurahan Tabing Banda Gadang Di wilayah ini, petugas medis Partai Gerindra memberikan pemeriksaan kesehatan dasar, pengecekan luka-luka ringan akibat reruntuhan, pemberian obat-obatan, hingga bantuan psikososial untuk warga yang mengalami trauma pascagempa. Sementara itu, di Sumatera Utara, tim Dokter Keliling Prabowo juga turun langsung menyapa warga di daerah-daerah terdampak yang sulit dijangkau. Beberapa titik yang dikunjungi meliputi, Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Utara dan Pagaran Pisang, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara Di lokasi ini, tim medis Gerindra memberikan layanan kesehatan dari rumah ke rumah (door to door) dan memeriksa kondisi warga yang tidak bisa datang ke posko pengungsian karena kendala fisik, usia, atau kondisi medis tertentu. Tim juga menyalurkan obat-obatan, vitamin, susu anak, serta kebutuhan medis dasar lainnya. Program Dokter Keliling menjadi bagian dari instruksi Presiden Prabowo yang meminta seluruh kekuatan negara dan partainya bergerak cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan nyata masyarakat. Partai Gerindra menegaskan bahwa kehadiran tenaga kesehatan di tengah-tengah warga bukan hanya sebuah bentuk bantuan, tetapi juga simbol hadirnya negara ketika rakyat membutuhkan pertolongan segera. Partai Gerindra memastikan bahwa layanan dokter keliling akan terus dilanjutkan selama masa tanggap darurat berlangsung. Tim di lapangan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Puskesmas, dan aparat setempat untuk memastikan kebutuhan medis warga terpantau secara berkelanjutan. Selain layanan medis, Partai Gerindra terus menyalurkan logistik, seperti makanan siap saji, air mineral, selimut, pakaian, dan kebutuhan bayi untuk membantu warga bertahan di tengah kondisi sulit melalui struktur Partai disemua tingkatan. Dengan bergulirnya berbagai inisiatif kemanusiaan ini, Partai Gerindra berharap pemulihan warga di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh dapat berjalan lebih cepat dan masyarakat dapat kembali ke kehidupan normal tanpa hambatan kesehatan. Sebelumnya Sekjen DPP Partai Gerindra Sugiono mengatakan bahwa pentingnya aksi kemanusiaan yang terkoordinasi dan menyeluruh untuk membantu para korban bencana di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh. “Dengan ini saya menyerukan kepada seluruh kader, simpatisan, pengurus partai, pengurus sayap partai Gerindra, untuk melakukan aksi-aksi kemanusiaan dalam rangka membantu, meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak oleh bencana tersebut,” kata Sugiono.
- Mc Donald Ciater Tangsel Jual Produk Ayam Fried Chicken Berbelatung

Bagi Januari, berjualan bukan sekadar mencari uang, tetapi juga cara mempertahankan harapan untuk menyelesaikan studi dan meraih masa depan yang lebih baik.
Kerja kerasnya inilah yang akhirnya mengundang perhatian Presiden Prabowo Subianto. Melalui Bantuan Presiden, Januari menerima biaya wisuda yang diserahkan langsung oleh relawan yang bertugas, Muhayar Fauzi, pada Kamis (20/11), disaksikan Kaprodi PHI Universitas Garut, Muh. Fikra Najib.
Momen haru itu menjadi bukti bahwa perjuangan seorang anak muda dari kota kecil bisa mengetuk pintu perhatian orang nomor satu di Indonesia.
“Pak Presiden, mohon izin. Kami telah melaksanakan tugas, dan Januari kini siap melanjutkan kehidupannya menjadi pribadi yang lebih kuat, sehat, dan berkembang,” ujar Muhayar Fauzi usai menyerahkan hadiah wisuda dari Prabowo.
Bagi Januari, bantuan ini bukan hanya soal biaya, tetapi juga penghargaan atas semua usaha dan peluh yang ia keluarkan selama bertahun-tahun. Ia menyampaikan terima kasih mendalam.
“Terima kasih, Pak Presiden Prabowo. Semoga sehat selalu, panjang umur, dan menjadi presiden terbaik untuk Republik Indonesia,” ungkap mahasiswa Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Garut ini.
Pihak kampus yang diwakili oleh Kaprodi PHI Universitas Garut, Muh. Fikra Najib, juga mengapresiasi kepedulian Presiden Prabowo yang cepat merespons kondisi mahasiswanya yang gigih mengejar mimpi.
“Alhamdulillah, terima kasih Pak Presiden. Januari telah melakukan hal yang hebat, hatinya kuat. Atas nama lembaga, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ucapnya.
Pihak kampus menilai Presiden Prabowo menunjukkan kepekaan dan tanggap cepat terhadap persoalan yang muncul di masyarakat, termasuk yang berasal dari aspirasi media sosial.
Respons pemerintah terhadap kisah Januari ini menunjukkan keberpihakan pada generasi muda yang berjuang menggapai cita-cita. Bantuan tersebut, menurut Fikra, menjadi simbol bahwa pemerintah hadir mendukung mereka.
“Pemerintahan saat ini sangat cepat tanggap terhadap berbagai persoalan,” ujarnya.
“Kami juga akan terus menjaga kondusivitas kampus dan memperkuat komunikasi. Terima kasih banyak, Pak Prabowo. Semoga selalu diberi kesehatan dan keberkahan,” tambahnya.
(Welly/Red)