GabungnyawartawanIndonesia.co.id. Medan – 8 Mei 2026, Gelombang desakan agar Polrestabes Medan menuntaskan kasus penganiayaan brutal kembali menggema. Puluhan massa dari *Aliansi DPW Jaringan Pendamping Kinerja Pemerintah (JPKPemerintah)* menggelar aksi di *Pos Bloc Medan* dan *Kantor Kejari Medan*, Kamis, 7 Mei 2026.
Aksi 30 orang dipimpin Korlap *Nicodemus R. Nadeak*. Massa start di Pos Bloc Medan, Jl. Pos No.1 Kesawan, lalu longmarch ke Kejari Medan, Jl. Adinegoro Medan Timur.
*TUNTUTAN MASSA:*
Massa bawa 2 angkot, TOA, selebaran, spanduk, dan poster. Isi tuntutan:
*1. Ke PN Medan:*
“Meminta Ketua PN Medan & Hakim Prapid LS, PS Cs junjung tinggi keadilan tanpa intervensi oknum.”
*2. Ke Kapolrestabes & Kejari Medan:*
“Segera limpahkan tersangka PS – LP/B/3321/IX/2025/SPKT/Polrestabes Medan – ke persidangan. Tangkap 3 DPO: LS, WOP, SP. Limpahkan ke Kejari demi kepastian hukum pelapor.”
*ORASI PECAH TANGIS*
Suasana haru saat keluarga korban orasi. Tangis histeris pecah. *”Kami minta APH tuntaskan perkara! Tangkap semua tersangka yang masih buron!”* teriak keluarga korban berlinang air mata.
Di Kejari Medan, perwakilan massa diterima *Humas Ridwan* & *Kasi Intel Valentino*. Audiensi berjalan tertib. Massa bubar kondusif. Polisi kawal pengamanan terbuka & tertutup.
*AKSI SEBELUMNYA DI MAPOLDA SUMUT*
Rabu, 6 Mei 2026, *Masyarakat Pemerhati Keadilan Sumut* juga aksi di Mapolda. 20 orang dipimpin *Gloria Aritonang* & *Jhon Simbolon*.
Massa pertanyakan: *Tersangka Persadaan Putra Sembiring belum diserah ke Kejari Medan padahal berkas udah P-21.*
Mereka juga soroti prapid yang diajukan tersangka. Keluarga tersangka dinilai menyudutkan korban & tidak kooperatif.
*Pamenwas Polda Sumut Kompol Martualesi Sitepu* temui massa. Polisi janji koordinasi dengan Polrestabes Medan soal penyerahan tersangka. Kompol Martualesi tegaskan: *Prapid hak tersangka sesuai UU.*
Aksi bubar tertib. Aman kondusif. _(Tim Ms)










