Dugaan Sampah Dapur MBG Dapur Karya Bhakti Jiput Menumpuk Jadi Sorotan

banner 468x60

Pandeglang-Banten / Sampah dapur dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak boleh menumpuk karena berisiko menimbulkan bau menyengat, mencemari lingkungan atau sumber air, serta menghasilkan gas metana berbahaya.

Pengelolaan sampah dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memang harus dilakukan setiap hari agar tidak menumpuk, mencemari lingkungan, atau menimbulkan bau tidak sedap.

Tapia sialnya sampah dapur MBG SPPG dapur Karya Bhakti Jiput ID.2TYX60ZA Jalan raya Menes jiput.Km 1,Desa Pamarayan kecamatan jiput kabupaten Pandeglang, Diduga menumpuk dan hal tersebut menjadi sorotan tajam.

Pasalnya.” Saat tim investigasi GWI (Gabungnya Wartawan Indonesia) DPC pandeglang mendatangi lokasi pada Rabu/14/10/2026. Terlihat sampah dapur MBG tersebut menumpuk dan hal tersebut menjadi sorotan tajam.

Salah satu warga yang melintas yang tak di sebutkan inisialnya mengatakan kepada awak tim investigasi GWI.” Ya aneh pak masa sampah dapur MBG menumpuk seperti itu semestinya kan jangan sampaikan seperti itu di lihatnya juga tak pantas dan belum lagi baunya kan tak sedap singkatnya.

Raeynold Kurniawan ketua Gabungannya Wartawan Indonesia (GWI) pandeglang angkat bicara.” Pengelola dapur atau Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) yang membiarkan sampah menumpuk atau membuangnya sembarangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib diberikan sanksi tegas Raeynold Kurniawan.

Sementara dari pihak SPPG dan pihak mitra dapur sendiri belum terkonfirmasi dan belum memberikan klarifikasi resmi terkait hal tersebut.

Hudori

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *