Sanggau,gabungnyawartawanindonesia.co.id – Kalbar — Kondisi jalan aspal menuju Pasar Balai Sebut, Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau, kembali menuai sorotan. Kerusakan berat yang disebut warga telah berlangsung bertahun-tahun dinilai sebagai cerminan dugaan abainya perhatian terhadap infrastruktur dasar di wilayah tersebut.
Jalur ini merupakan akses utama masyarakat untuk aktivitas ekonomi harian. Setiap hari, ratusan kendaraan roda dua, roda empat, hingga angkutan barang melintasi ruas tersebut. Kerusakan yang tak kunjung ditangani secara permanen memicu pertanyaan publik: siapa yang bertanggung jawab atas pemeliharaan dan perbaikan jalan ini?
Data pemerintah daerah sebelumnya mencatat ruas Kedukul–Balai Sebut sepanjang sekitar 48,90 kilometer, dengan sekitar 9,75 kilometer tergolong rusak berat di sejumlah titik. Namun hingga kini, belum ada data resmi terbaru mengenai progres perbaikan maupun alokasi anggaran penanganan terkini.
Lapior, warga Kecamatan Jangkang, menyebut kondisi jalan sudah lama dikeluhkan masyarakat.
“Sudah bertahun-tahun rusak. Ini akses utama ke pasar. Kalau dibiarkan terus, bukan hanya ekonomi yang terganggu, tapi keselamatan warga juga terancam,” ujarnya.
Kontin, warga lainnya, berharap pemerintah segera turun tangan.
“Jangan hanya tambal sulam. Kami ingin perbaikan menyeluruh supaya tidak rusak lagi setiap musim hujan,” katanya.
Warga menilai, minimnya informasi terkait rencana penanganan serta belum adanya perbaikan permanen menimbulkan kesan kurangnya prioritas terhadap infrastruktur di wilayah pedalaman. Mereka mendesak adanya transparansi mengenai status jalan, kewenangan pengelolaan (kabupaten atau provinsi), serta kejelasan waktu perbaikan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sanggau maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terkait langkah konkret, anggaran, maupun estimasi waktu perbaikan jalan menuju Pasar Balai Sebut.
Publik kini menanti respons cepat pemerintah, mengingat jalan tersebut bukan sekadar akses fisik, melainkan urat nadi ekonomi masyarakat Jangkang.
Pewarta: RA_87
