Pandeglang, Banten I detikPerkara — Nilai kepedulian sosial kembali tercermin melalui kegiatan santunan bagi anak yatim yang digelar di Dapur SPPG Karyasari, Sukaresmi, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut menghadirkan kebahagiaan bagi puluhan anak yatim di wilayah setempat.
Program berbagi ini diinisiasi oleh H. Karnadi selaku Mitra SPPG Karyasari Sukaresmi. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 50 anak yatim menerima bantuan sebagai wujud perhatian serta dukungan kepada mereka di tengah kehidupan bermasyarakat.
Selain para penerima santunan, acara itu turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan warga sekitar yang memberikan dukungan atas terselenggaranya kegiatan sosial tersebut. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menambah suasana kebersamaan yang terasa sepanjang kegiatan berlangsung.
H. Karnadi menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan berbagi tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan pada masa mendatang sebagai bagian dari upaya menumbuhkan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Walaupun sederhana, saya sangat bersyukur dapat berbagi sedikit rezeki dengan anak-anak yatim. Insya Allah, apabila diberikan kelapangan rezeki kembali, kegiatan ini akan kami upayakan untuk dilaksanakan setiap tahun,” ujar Karnadi.
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan oleh Tio Silaban yang hadir dalam acara itu. Menurut dia, inisiatif tersebut menjadi contoh nyata kepedulian sosial yang patut diapresiasi.
“Saya merasa senang melihat adanya kegiatan santunan yang diselenggarakan oleh Pak H. Karnadi. Ini merupakan langkah baik yang menunjukkan perhatian terhadap sesama,” kata Tio.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang diikuti panitia, masyarakat, serta anak-anak yatim. Momen ramah tamah yang berlangsung setelahnya mempererat hubungan antara warga dan para penerima santunan.
Meski dilaksanakan secara sederhana, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara mitra usaha dan masyarakat dalam menumbuhkan nilai kepedulian sosial di wilayah Sukaresmi.
Toni ys tim investigasi GWI









