Ia menyebutkan bahwa dinamika perdagangan di pasar sangat bergantung pada kerja keras para buruh angkut, pedagang, hingga pekerja harian yang memastikan aktivitas jual beli berjalan lancar setiap hari. Tanpa peran mereka, roda ekonomi di tingkat lokal akan sulit bergerak optimal.
Dalam pernyataannya, Rudi juga menekankan pentingnya menjaga solidaritas antarpekerja sebagai fondasi utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Ia mengajak semua pihak untuk saling menghargai dan memperkuat kebersamaan demi meningkatkan produktivitas.
Selain itu, perhatian terhadap hak dan kesejahteraan pekerja turut menjadi sorotan. Ia menilai bahwa upaya menciptakan kondisi kerja yang aman, layak, dan berkeadilan harus terus didorong agar para pekerja dapat bekerja dengan nyaman dan maksimal.
“Peringatan ini bukan hanya seremoni, tetapi pengingat bahwa pekerja harus mendapatkan perhatian yang serius, baik dari sisi perlindungan maupun kesejahteraan,” ungkapnya.
Melalui semangat Hari Buruh, diharapkan seluruh elemen masyarakat semakin menyadari pentingnya peran pekerja, khususnya di sektor informal seperti pasar tradisional, yang selama ini menjadi penopang utama perekonomian daerah.(red)