Dari Sawah ke Kesejahteraan, Petani Binaan Baznas Lotim Kini Ikut Berbagi Melalui Zakat

banner 468x60

Gabungnyawartawanindonesia.co.id – Lombok Timur — Program pemberdayaan pertanian yang diinisiasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur bersama Baznas RI membawa perubahan nyata bagi kehidupan petani di daerah tersebut. Melalui program Lumbung Pangan, para petani binaan berhasil meningkatkan hasil produksi pertanian hingga taraf ekonominya mengalami peningkatan signifikan.

Wakil Ketua Baznas Lombok Timur, Dr. H. M. Hamidi, M.Pd, mengatakan program itu dirancang untuk mendorong masyarakat agar tidak hanya menerima bantuan, tetapi mampu mandiri secara ekonomi melalui pengelolaan usaha pertanian yang lebih baik.

Menurutnya, pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan mulai dari penyediaan sarana produksi, pembinaan teknik pertanian, hingga penguatan manajemen usaha tani berhasil memberikan dampak positif terhadap pendapatan petani.

“Alhamdulillah, sekarang beberapa petani binaan sudah mampu mengeluarkan zakat dari hasil pertanian mereka. Ini menjadi bukti bahwa program pemberdayaan yang dijalankan benar-benar memberikan hasil,” ujar Hamidi, Kamis (07/05/2026).

Ia menuturkan, perubahan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi para petani. Sebab, sebelumnya mereka termasuk kelompok masyarakat yang menerima bantuan zakat, namun kini telah berada pada kondisi ekonomi yang lebih baik.

Keberhasilan itu juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Baznas Lombok Timur karena program zakat produktif yang dijalankan mampu menciptakan perubahan sosial di tengah masyarakat pedesaan.

“Tujuan utama dari program ini memang untuk membangun kemandirian. Kami ingin masyarakat bisa bangkit melalui usaha yang mereka jalankan sendiri,” katanya.

Hamidi menambahkan, meningkatnya kesejahteraan petani tidak hanya berdampak pada kebutuhan keluarga, tetapi juga memunculkan semangat berbagi kepada sesama melalui zakat dan sedekah.

Baznas Lombok Timur berharap keberhasilan program Lumbung Pangan dapat menjadi contoh pengelolaan zakat yang efektif dalam membantu masyarakat keluar dari kesulitan ekonomi.

Ia pun mengajak masyarakat untuk terus mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Ketika zakat dikelola dengan baik dan tepat sasaran, maka dampaknya tidak hanya membantu sesaat, tetapi mampu menciptakan masyarakat yang mandiri dan produktif,” tutup Hamidi.(red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *