Landak,gabungnyawartawanindonesia.co.id-Kalbar,– Suasana penuh sukacita mewarnai peresmian dan syukuran pembangunan Gereja Antiokhia Tengon Kadik 1, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, yang baru selesai berdiri atas kekuatan gotong royong jemaat.Rabu 10/12/2025.
Proses pembangunan yang berlangsung dalam berbagai tantangan akhirnya diselesaikan dengan baik berkat kerja sama seluruh warga gereja.
Peresmian gereja ini diisi dengan rangkaian acara yang meriah, mulai dari tarian penyambutan, doa, sambutan tokoh jemaat, hingga peninjauan hasil pembangunan. Salah satu Pengurus Pusat PIBI Antiokhia Pdt.Dr.Sipur.,M.Th yang dimintai tanggapannya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas keberhasilan bersama ini.
“Mite Sugianto ketika di wawancarai mengatakan bahwa Penyelesaian gereja ini sangat bagus. Bukan karena biaya yang besar, tapi karena gotong royong jemaat yang dilakukan dengan hati. Justru karena kebersamaan itulah proses pembangunan menjadi mudah dan lancar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa meskipun proses pembangunan sempat menghadapi berbagai hambatan, mulai dari kesibukan anggota jemaat hingga urusan lainnya, namun semua dapat dilalui karena kesatuan tujuan.
“Meskipun banyak tantangan, tujuan kami tetap sama: bekerja bersama tanpa bergantung pada satu pihak saja. Itu sebabnya kegiatan hari ini bisa berjalan lancar,” katanya.
Selain bangunan gereja yang kini berdiri megah, jemaat juga menegaskan pentingnya pembangunan iman. Menurut para tokoh gereja, gedung baru tidak boleh membuat pelayanan menjadi stagnan.
“Kita harus terus mengembangkan pelayanan. Jangan hanya melihat megahnya gereja. Iman kita juga harus dibangun semakin kuat, semakin dekat kepada Tuhan. Kita juga harus membangunkan generasi anak-anak agar mereka bisa melanjutkan gereja ini ke depan,” tambah salah satu pengurus.
Ketua Panitia Petrus Sirad atau pengurus yang terlibat langsung dalam proses pembangunan juga menyampaikan rasa syukur mendalam. Ia menilai keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh jemaat.
“Dari awal sampai selesai, semuanya dilakukan bersama-sama. Sebagai pengurus, saya tentu harus memperhatikan dan mengawasi pekerjaan agar berjalan baik. Saya sangat bersyukur bisa melihat gereja ini berdiri dengan baik hingga hari ini,” ungkapnya.
“Sementara itu perwakilan dari Kemenag bidang penyuluhan Kabupaten Landak Wijoyo,S.Pd.K, tentunya Ia berharap gereja PIBI Antiokhia Tengon Kadik 1 yang baru selesai ini menjadi sumber pertumbuhan rohani dan wadah pelayanan yang semakin maju.
“Saya mengharapkan seluruh jemaat semakin kompak dalam pelayanan, maju bersama, dan menjaga keberlanjutan pembangunan gereja ini,” tutupnya.
Dengan rampungnya pembangunan gereja ini, jemaat berharap rumah ibadah tersebut bukan hanya menjadi tempat bersekutu, tetapi juga menjadi pusat persatuan, tempat membimbing generasi muda, serta simbol kokohnya kebersamaan dalam iman dan pelayanan.
Pewarta : Rinto Andreas
