BREAKING NEWS : GWI ACEH
Sinergi Cerdaskan Umat, Yayasan AmalQu Bandung Salurkan 50 Mushaf Alquran Dan Bantuan Apresiasi Guru Quran ke Dayah Darussa’adah Langgien Pidie Jaya
Gabungnyawartawanindonesia.co.id | PIDIE JAYA – Sebuah langkah nyata untuk menjaga nyala api syiar Islam dan memperkuat fondasi pendidikan generasi qurani kembali ditorehkan di tanah Serambi Mekkah. Lembaga kemanusiaan AmalQu Indonesia Peduli secara resmi menyalurkan bantuan logistik keagamaan berupa puluhan mushaf Al-Qur’an baru dan insentif tunai untuk para pejuang quran di Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Darussa’adah Cabang Langgien.
Momen penuh berkah ini berlangsung khidmat pada Senin, 5 Oktober 2026, bertempat di komplek Dayah Darussa’adah yang beralamat lengkap di Gampong Sagoe Langien, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh.
Perjalanan mulia menembus wilayah ini dipimpin langsung oleh Ustaz Azhar Kiran bersama dua orang anggota timnya. Sebagai relawan yang mendapat kepercayaan penuh dari pihak Yayasan AmalQu Indonesia Peduli, Ustaz Azhar dan tim bergerak dengan dedikasi tinggi guna memastikan amanah umat ini sampai ke tangan para santri dan guru dengan aman.
Secara kelembagaan, AmalQu atau Amal Qur’an merupakan program di bawah Yayasan Sahabat Berbagi Safwan (SBS), sebuah lembaga sosial kemanusiaan resmi berbadan hukum yang berpusat di Bandung, Jawa Barat. Berdiri secara profesional, lembaga ini mengusung misi mulia untuk menyebarkan gerakan kebaikan melalui program sedekah 2 juta mushaf Al-Qur’an ke seluruh pelosok Indonesia. Penyaluran diprioritaskan bagi lembaga pendidikan Islam, rumah tahfidz, masjid, serta wilayah pascabencana guna menghidupkan kembali Kegiatan Belajar Mengajar Al-Qur’an (KBMQ).
Bantuan keagamaan yang dibawa oleh tim relawan kali ini meliputi 50 eksemplar Al-Qur’an baru, yang terdiri dari 25 mushaf tipe Super Tajwid dan 25 mushaf tipe Al-Waqaf. Seluruh mushaf ini telah melewati kontrol kualitas ketat agar para santri dapat mengaji dengan fasilitas terbaik. Tak kalah menyentuh, untuk menghargai keringat dan keikhlasan dalam mendidik, disalurkan pula bantuan apresiasi guru Al-Qur’an berupa uang tunai sebesar Rp200.000 kepada Tgk. Fadli Aguslalim.
Rangkaian aksi kepedulian ini lahir dari sebuah program visioner yang diinisiasi oleh organisasi Guru Inovasi dan Dedikasi Aceh. Menariknya, program ini digerakkan oleh sosok-sosok berprestasi, di antaranya mantan penerima Kakanwil Award tahun 2022 serta peraih penghargaan bergengsi dari Pengurus Pusat Persatuan Guru Madrasah (PP PGM) Indonesia di Jakarta pada tahun 2025 silam. Rekam jejak prestasi nasional ini menjadi bukti nyata bahwa gerakan sosial keagamaan ini dikelola secara profesional oleh para pendidik yang diakui dedikasinya di tingkat nasional.
Profil Singkat Lembaga Pencetak Generasi Rabbani, Dayah Darussa’adah Cabang Langgien bukan sekadar tempat belajar, melainkan kawah candradimuka yang melahirkan generasi berakhlak mulia. Lembaga ini berakar kuat pada salah satu benteng pendidikan Islam salafiyah legendaris di Aceh, yaitu Dayah Darussa’adah Pusat Teupin Raya di Pidie yang didirikan oleh ulama kharismatik Tgk. H. Muhammad Ali Irsyad (Abu Teupin Raya).
Di tingkat cabang Langgien Pidie Jaya, gerbong dakwah ini dipimpin oleh Tgk. H. Musri M. Ali, S.Pd.I. (Abon Musri) atau yang sering disapa erat sebagai Abon Langgien, yang juga mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal Pusat Darussa’adah Aceh. Di bawah kepemimpinan beliau, dayah ini secara konsisten memadukan kemurnian kurikulum Islam salaf (kitab kuning) dengan jenjang pendidikan formal madrasah (MTsS dan MAS).
Apresiasi dan Ucapan Terimakasih Pimpinan Dayah, Pada kesempatan lain, Pimpinan Dayah Darussa’adah Langgien, Abon Musri (Abon Langgien), menyampaikan rasa syukur dan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pihak AmalQu Indonesia Peduli serta seluruh tim Guru Inovasi dan Dedikasi Aceh. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran bantuan program ini sangat berarti bagi kelancaran pengajian santri serta memotivasi spiritual guru ngaji untuk terus istikamah mendidik di dayah.
Komitmen Menjaga Amanah Wakaf, Sementara itu, selaku Penanggung Jawab (PJ) pelaksana harian YPI Darussa’adah Langgien sekaligus penerima apresiasi guru, Tgk. Fadli Aguslalim, menegaskan bahwa seluruh mushaf Al-Qur’an yang diterima berstatus sebagai barang wakaf yang suci. Setiap lembar ayat yang dibaca oleh para santri dipastikan akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi para donatur. Pihak yayasan berkomitmen penuh untuk memanfaatkan fasilitas ini secara intensif dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan menjaga agar tidak diperjualbelikan.
Prosesi serah terima yang disahkan lewat penandatanganan dokumen BAST ini menjadi simbol kolaborasi yang indah. Melalui program kolaboratif antara AmalQu Indonesia Peduli dan Guru Inovasi dan Dedikasi Aceh ini, diharapkan tidak hanya fasilitas literasi kitab suci santri yang semakin kokoh, tetapi juga menjadi pemantik api semangat bagi tenaga pendidik di Pidie Jaya untuk terus mengabdi tanpa lelah demi masa depan generasi Islam.
-Reporter/Pers Media GWI-ACEH Wilayah Aceh : Kaperwil -Mj Eric Karno










