Lebak –Gabungnyawartawanindonesia.co.id
Badan kerjasama lumbung sosialisasi masyarakat (BK-LSM) Kabupaten Lebak, menyoroti pembangunan jembatan gantung Kampung Bagu, Desa Ciminyak, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, tahun 2026. Pasalnya, hasil pantauan tim BK-LSM di lapangan, beberapa pekerja kedapatan tidak menggunakan APD, serta ditemukan pekerja menggunakan bahan material batu yang diambil langsung dari kali yang ada di sekitar lokasi pembangunan.
“Surat audiensi sudah kami layangkan ke Satker PJN Wilayah II, PPK 2.2 Banten, dimana ada beberapa materi yang akan kami sampaikan nanti, sehingga kami mempertanyakan pengawasan yang dilakukan, sebab fakta di lapangan, para pekerja mengabaikan APD, masa anggaran milyaran rupiah, material batu saja ngambil dari sungai, yang ada malah abrasi” ungkap Mamik Slamet, Ketua BK-LSM Kabupaten Lebak, Selasa, 06 Oktober 2026.
Lebih lanjut, Mamik Slamet menyebut, dirinya mengapresiasi adanya bentuk perhatian pemerintah, mengalokasikan anggaran untuk pembangunan di wilayah Desa-Desa yang sangat membutuhkan, namun pembangunan tersebut, harus dilaksanakan dengan maksimal, dan memperhatikan regulasi yang ada, sehingga tidak terkesan serampangan.
“Kami sangat mendukung pembangunan, namun pembangunan harus dilaksanakan maksimal dan jangan terkesan asasl-asalan dan serampangan, dalam hal ini yang kami pertanyakan, sejauhmana pengawasan yang dilakukan oleh instansi terkait, jangan sampai kegiatan yang dilaksanakan, malah terkesan mengenyampingkan aturan, dan surat audiensi kami ajukan pada Rabu, 07 Oktober 2026” pungkasnya.
Berdasarkan papan informasi proyek, kegiatan pembangunan jembatan gantung Kampung Bagu, Desa Ciminyak, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, dilaksanakan oleh PT.Priangan Jaya Bhakti selaku pemenang tender, dan PT.Multi PHI Beta Consulting Engineering (KSO), selaku Konsultan Pengawas.
Pagu anggaran sebesar Rp.4.126.488.000, sumber dana APBN 2026. Hingga berita ini ditayangkan, awak media masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait, untuk meminta informasi lebih lanjut gun keberimbangan pemberitaan yang ditayangkan.
(Red)










