Petani kuta ateuh Perkuat ketahanan pangan, rawat kebun alpukat di batee shok secara intensif || GWI.co.id.

banner 468x60

BREAKING NEWS : GWI -ACEH 

Petani kuta ateuh Perkuat ketahanan pangan, rawat kebun alpukat di batee shok secara intensif

Gabungnyawartawanindonesia.co.id.|| SABANG-ACEH, 3 April 2026 — Di tengah dinamika cuaca yang kian sulit diprediksi, ketangguhan petani lokal di Kota Sabang kembali menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Hal ini terlihat dari aktivitas Munawir, petani asal Kuta Ateuh, yang bersama dua rekannya, Anto dan Erwin, secara konsisten merawat kebun alpukat miliknya di kawasan Batee Shok, Kecamatan Sukamakmur, Jumat (3/4/2026).

Dengan penuh ketelatenan, mereka melakukan penyiraman sekaligus perawatan intensif menggunakan alat semprot guna menjaga kesuburan tanaman serta mengantisipasi serangan hama dan penyakit. Langkah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan strategi penting dalam memastikan produktivitas tetap terjaga di tengah tantangan perubahan cuaca.

Peran petani dalam konteks ini menjadi sangat vital. Di saat sektor lain menghadapi berbagai tekanan, para petani justru tampil sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas pangan. Apa yang dilakukan Munawir dan rekan-rekannya mencerminkan kesadaran kolektif bahwa ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada kerja nyata di lapangan.

Tanaman alpukat yang mereka kembangkan kini menjadi salah satu komoditas unggulan dengan nilai ekonomis tinggi. Selain memberikan peluang peningkatan pendapatan, pengembangan alpukat juga memperkuat diversifikasi pangan lokal—sebuah langkah strategis dalam membangun kemandirian pangan berbasis potensi daerah.

Di balik kesederhanaan aktivitas di kebun, tersimpan visi besar: menjaga kesinambungan produksi, memperkuat ekonomi keluarga, dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat. Konsistensi perawatan yang dilakukan menjadi kunci agar hasil panen tetap optimal dan berkelanjutan.

Dengan semangat yang terus terjaga, para petani diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus benteng ketahanan pangan di wilayah paling barat Indonesia. Dari kebun-kebun sederhana di Batee Shok, harapan besar itu terus tumbuh—mengakar kuat, memberi manfaat, dan menjawab tantangan zaman.

~Reporter/Pers Media GWI-ACEH : Wilayah Sabang (MJ Eric Karno)

~Sumber/Photo : Erwin Sabang 

~Rilis/RedaksiNasional : Gabungnya Wartawan Indonesia.co.id.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *