Pemprop Sum Sel Dr.H.Herman Deru Tindak Tegas DA.41.Plg di TUTUP

banner 468x60

Lembang, gabungnyawartawanindonesia.co.id Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengambil sikap tegas terhadap keberadaan diskotik Darma Agung (DA) Club 41 yang beralamat di jalan Kol. H. Burlian KM 7, Kota Palembang Senin(30/3/2026)

Dengan Penutupan tempat hiburan malam tersebut dipastikan akan dilakukan tanpa kompromi, menyusul berulangnya insiden serius yang terjadi di lokasi itu.

Pemprop Sum Sel Gubernur H. Herman Deru, menegaskan bahwa keputusan tersebut telah melalui pertimbangan matang dan tidak lagi membuka ruang diskusi.

Menurutnya, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dibanding kepentingan usaha.

Langkah daneputusan sudah bulat, tidak ada lagi opsi lain. Ini demi menjaga keamanan dan ketertiban,” tegasnya.

Herman Deru juga mengungkapkan, saat ini pemerintah hanya tinggal menunggu langkah konkret di lapangan dari pihak terkait, termasuk koordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi teknis lainnya.

Menurut Deru, rentetan kejadian kekerasan yang terjadi di diskotik tersebut telah menimbulkan keresahan luas di tengah masyarakat.

Kondisi itu dinilai tidak bisa dibiarkan berlarut-larut tanpa tindakan nyata dari pemerintah.

Dengan Penutupan ini sekaligus menjadi sinyal/contoh kuat bagi seluruh pelaku usaha hiburan malam di Sumsel agar lebih bertanggung jawab dalam menjalankan aktivitasnya.

Maka Pemerintah tidak akan ragu mengambil langkah serupa jika ditemukan pelanggaran yang mengancam keamanan publik.

Juga Aparat kepolisian masih mendalami kasus terbaru yang terjadi di lokasi tersebut. Proses hukum tetap berjalan, seiring dengan upaya pemerintah daerah dalam menertibkan tempat hiburan yang dinilai bermasalah.

Maka Dengan langkah ini, Pemprov Sumsel berharap situasi keamanan di Kota Palembang dapat kembali kondusif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat luas

 

MUNZIR

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *