Kepala Binua Kandayan Dikukuhkan, Bupati Darwis Harapkan Kolaborasi Adat dan Pemerintah

banner 468x60

Bengkayang,gabungnyawartawanindonesia.co.id-Kalbar,– Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis berharap keberadaan Kepala Binua Kandayan dapat memperkuat pelestarian adat dan budaya Dayak sekaligus membangun kolaborasi antara kelembagaan adat dan pemerintah setempat.Minggu 1/11/2026.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sebastianus Darwis saat menghadiri pengukuhan Y. Alam Bulik sebagai Kepala Binua Kandayan di Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sebastianus Darwis menyampaikan ucapan selamat kepada Y. Alam Bulik yang telah dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Bengkayang, Martinus Kajot.

Menurutnya, keberadaan Kepala Binua merupakan bagian penting dalam upaya menjaga dan melestarikan adat istiadat serta budaya masyarakat Dayak yang diwariskan secara turun-temurun.

Ia menjelaskan, pelestarian adat dan budaya merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat adat, dan Dewan Adat Dayak (DAD).

“Ini juga merupakan bagian dari program pemerintah, masyarakat adat, dan DAD dalam rangka melestarikan adat dan budaya. Kita ingin memastikan bahwa masyarakat Dayak tetap memiliki kelembagaan adat di kampung-kampung melalui keberadaan Kepala Binua,” ujar Sebastianus Darwis.

Bupati berharap Y. Alam Bulik dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, khususnya dalam menjaga eksistensi adat dan budaya Dayak di Kecamatan Lembah Bawang.

Selain itu, ia juga berpesan agar Kepala Binua tidak hanya berperan dalam menjaga tradisi dan adat istiadat, tetapi turut memperhatikan kelestarian alam serta membina masyarakat agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adat.

“Saya juga berpesan kepada Kepala Binua Y. Alam Bulik agar dapat menjaga adat dan budaya, melestarikan alam, termasuk membina masyarakat supaya tetap beradat,” pesannya.

Lebih lanjut, Sebastianus Darwis berharap Kepala Binua Kandayan dapat membangun komunikasi, kerja sama, dan kolaborasi dengan pemerintah setempat.

Menurutnya, sinergi antara kelembagaan adat dan pemerintah sangat diperlukan untuk menjaga keharmonisan masyarakat serta mendukung keberlangsungan adat dan budaya Dayak di Kabupaten Bengkayang.

Pengukuhan Kepala Binua Kandayan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kelembagaan adat sekaligus menjaga warisan budaya leluhur agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Penulis : Rinto Andreas

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *