LEBAK, Gabungnyawartawanindonesia.co.id
Turap Penahan Tanah (TPT) di lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten, ambruk akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Minggu malam sekitar pukul 19.30 WIB.
Peristiwa tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat, khususnya terkait keselamatan siswa, tenaga pendidik, serta warga sekolah yang setiap hari melakukan aktivitas di lingkungan pendidikan tersebut.
Mardi, salah seorang warga setempat, mengaku prihatin atas kejadian ambruknya turap penahan tanah tersebut. Menurutnya, kondisi itu harus segera mendapat perhatian dari pemerintah daerah dan instansi terkait agar tidak menimbulkan dampak yang lebih serius.
“Kami berharap pemerintah segera turun ke lokasi untuk melihat langsung kondisi longsor dan mengambil langkah penanganan. Jangan sampai kejadian ini membahayakan keselamatan anak-anak yang sedang menuntut ilmu,” ujar Mardi.
Sementara itu, Kepala SDN 1 Cikatapis, Sri Suciati, berharap pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, dapat segera melakukan penanganan terhadap kerusakan turap tersebut.
Ia mengkhawatirkan kondisi bangunan penahan tanah yang ambruk dapat menimbulkan risiko bagi keselamatan siswa maupun seluruh warga sekolah apabila tidak segera diperbaiki.
Menurutnya, lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
Hal senada disampaikan Saryani, salah seorang tokoh masyarakat Kampung Keong. Saat meninjau lokasi kejadian, ia berharap Pemerintah Kabupaten Lebak melalui dinas terkait segera melakukan pemeriksaan dan mengambil langkah penanganan.
“Saya berharap pemerintah segera melakukan peninjauan, pemeriksaan kondisi tanah, serta mengambil langkah penanganan yang diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan. Sebab, jika dibiarkan terlalu lama, bukan tidak mungkin kondisi ini dapat mengancam keselamatan para pelaku pendidikan,” ungkapnya.
Masyarakat berharap pemerintah tidak menunda penanganan kerusakan tersebut, mengingat lokasi kejadian berada di lingkungan sekolah yang setiap harinya digunakan untuk kegiatan pendidikan.
Selain perbaikan turap yang ambruk, pemeriksaan terhadap kondisi tanah di sekitar lokasi juga dinilai penting guna mengantisipasi potensi longsor susulan.
Keselamatan siswa, guru, dan seluruh warga sekolah diharapkan menjadi prioritas utama, sehingga kegiatan belajar mengajar di SDN 1 Cikatapis dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
Hingga berita ini ditulis, masyarakat berharap adanya tindak lanjut dari pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera menangani kerusakan tersebut.
Jamal











