BREAKING NEWS -GWI ACEH
Keberkahan Ramadan Menembus Pelosok Aceh, 110 Janda Dhuafa di Pidie dan Pidie Jaya Terima Zakat dari Donatur Pulau Jawa
Gabungnyawartawanindonesia.co.id.|| 25 MARET 2026 || PIDIE JAYA – Keberkahan Ramadan 1447 Hijriah benar-benar terasa hingga ke pelosok Aceh. Di tengah suasana Hari Raya Idul Fitri, sebanyak 110 janda dhuafa di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya menerima amanah zakat dari donatur (Hamba Allah) asal Pulau Jawa yang disalurkan secara langsung, tepat sasaran, dan penuh kepedulian.
Amanah kemanusiaan tersebut dijembatani oleh perwakilan donatur di Jakarta, H. Mahfud, dan dipercayakan kepada Ustaz Azhar Kiran, Guru Inovasi Aceh, yang selama ini dikenal konsisten bergerak dalam aksi sosial, khususnya membantu masyarakat Pidie Jaya, termasuk saat pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Penyaluran zakat dilakukan secara terstruktur dan penuh kehati-hatian.
Dana diterima pada malam 30 Ramadan 1447 H, kemudian langsung didistribusikan sejak Hari Meugang (H-1 Idul Fitri). Dengan semangat pengabdian, tim relawan turun langsung dari rumah ke rumah, memastikan setiap bantuan sampai ke tangan yang berhak. Seluruh proses penyaluran dinyatakan tuntas 100 persen pada hari kedua Idul Fitri.
“Alhamdulillah, meskipun dalam suasana lebaran, amanah ini telah kami tunaikan sepenuhnya kepada 110 warga yang membutuhkan. Ini adalah bukti nyata kuatnya ukhuwah Islamiyah yang melintasi batas daerah,” ujar Ustaz Azhar Kiran, Guru Inovasi Aceh.
Setiap penerima memperoleh bantuan tunai sebesar Rp100.000. Bantuan tersebut tersebar di 12 titik lokasi di dua kabupaten.
Di Kabupaten Pidie Jaya, penyaluran mencakup Kecamatan Bandar Baru (Lueng Putu), Meureudu (Beuracan, Kuta Trieng, Blang Awe), Jangka Buya (Kiran Dayah, Kiran Krueng, Kiran Baroh, Keureusi), Trienggadeng (Rawasari, Pangwa), Meurah Dua (Geunteng), serta Bandar Dua (Kuta Baroh).
Sementara di Kabupaten Pidie, bantuan disalurkan di Kecamatan Simpang Tiga (Kampung Blang dan Iboih) serta Kecamatan Glumpang Tiga (Teupin Raya).
Meski nominal bantuan terbilang sederhana, kehadirannya di momentum Idul Fitri memberikan arti yang sangat besar bagi para penerima. Bantuan tersebut menjadi penyambung harapan, sekaligus meringankan kebutuhan dapur di tengah suasana hari kemenangan.
Salah seorang penerima, seorang janda dhuafa, mengungkapkan rasa haru yang mendalam.
“Alhamdulillah, di hari raya seperti ini masih ada saudara kami dari Jawa dan Jakarta yang mengingat kami di pelosok Aceh. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini dengan keberkahan,” tuturnya dengan penuh haru.
Ustaz Azhar Kiran, Guru Inovasi Aceh menegaskan, program ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi simbol kuatnya solidaritas dan kepedulian umat Islam.
“Zakat ini bukan hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga mempererat ukhuwah. Semoga menjadi pembersih harta bagi para donatur dan membawa keberkahan bagi para ibu dhuafa di Pidie dan Pidie Jaya,” tutupnya.
Penyaluran zakat ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berbagi di bulan suci Ramadan mampu menembus batas geografis, menghadirkan kebahagiaan, serta menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan—terutama di momen suci Idul Fitri.
~Reporter/Perss Media GWI-ACEH (MJ Eric Karno)
~Sumber/Photo : Tgk.Azhar Karin Pidie
~Rilis/RedaksiNasional : Gabungnya Wartawan Indonesia.co.id.










