BREAKING NEWS : GWI ACEH
Ketua Dekranasda Aceh Kunjungi Desa Kerajinan Ecoprint Ie Meulee, Kak Ana & Ny.Nuri Zulkifli Perkuat UMKM Kreatif dan Angkat Potensi Lokal Sabang
Gabungnyawartawanindonesia.co.id.|| Sabang – 12 Mei 2026 || Desa Kerajinan Ecoprint Gampong Ie Meulee, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, kembali mencuri perhatian melalui kunjungan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh, Ny. Marlina Muzakir atau yang akrab disapa Kak Ana, dalam agenda pembinaan dan penguatan industri kreatif berbasis kearifan lokal, Minggu (11/5/2026).
Kunjungan yang berlangsung di halaman Kantor Keuchik Gampong Ie Meulee tersebut disambut penuh antusias dan kehangatan oleh masyarakat. Ketua Dekranasda Kota Sabang, Ny. Nuri Zulkifli H. Adam, bersama unsur pemerintah daerah, pelaku UMKM, pengrajin ecoprint, tokoh masyarakat, hingga warga setempat turut menyambut langsung kedatangan Ketua Dekranasda Aceh.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan sarat semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dalam kesempatan itu, Kak Ana meninjau langsung berbagai produk ecoprint unggulan hasil karya tangan para pengrajin lokal Sabang yang memanfaatkan bahan alami berupa dedaunan dan tumbuhan khas daerah sebagai motif utama.
Beragam produk seperti kain, busana, tas, syal hingga aksesoris berbahan ecoprint tampil memukau dengan sentuhan seni bernilai tinggi dan ciri khas lokal yang kuat. Produk-produk tersebut dinilai memiliki daya saing besar untuk menembus pasar nasional bahkan internasional.
Ketua Dekranasda Aceh, Ny. Marlina Muzakir, menyampaikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan semangat masyarakat Gampong Ie Meulee dalam mengembangkan kerajinan ramah lingkungan yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian budaya dan alam.
“Ecoprint bukan sekadar kerajinan, tetapi juga bentuk kreativitas masyarakat dalam mengolah potensi alam menjadi produk bernilai tinggi. Ini adalah kekuatan ekonomi kreatif yang harus terus dibina dan dikembangkan agar mampu menjadi identitas unggulan daerah,” ujar Kak Ana.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, Dekranasda, dan pelaku UMKM dalam memperluas promosi serta pemasaran produk-produk lokal agar semakin dikenal luas dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Sabang, Ny. Nuri Zulkifli H. Adam, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan Dekranasda Aceh terhadap perkembangan UMKM dan kerajinan lokal di Kota Sabang.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi energi positif dan motivasi besar bagi para pelaku usaha kecil dan pengrajin untuk terus berinovasi serta meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Kehadiran Ketua Dekranasda Aceh menjadi penyemangat bagi para pengrajin dan pelaku UMKM di Sabang. Kami berharap pembinaan seperti ini terus berlanjut sehingga produk-produk lokal Sabang semakin maju, dikenal luas, dan mampu menjadi kebanggaan Aceh,” ungkap Ny. Nuri Zulkifli H. Adam.
Kegiatan itu turut dihadiri unsur Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pariwisata (Dispar), Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS), aparatur gampong, tokoh masyarakat, pelaku UMKM, pengrajin ecoprint, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Selain menjadi ajang pembinaan dan promosi produk unggulan daerah, kegiatan tersebut juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.
Dengan dukungan berbagai pihak, Desa Kerajinan Ecoprint Ie Meulee diharapkan terus berkembang menjadi sentra kerajinan unggulan Kota Sabang sekaligus ikon ekonomi kreatif Aceh yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
-Reporter/Perss Media GWI-ACEH (Wilayah Sabang) : MJ Eric Karno
-Sumber/Photo : Kepala GWI Aceh
-Rilis/RedaksiNasional : Gabungnya Wartawan Indonesia.co.id.










