BREAKING NEWS : GWI ACEH
Desa Menasah Krung Juara Satu Piala Kepemudaan Kecamatan Peudawa
Gabungnyawartawanindonesia.co.id | Aceh timur- Peudawa Desa Meunasah Krung akhirnya keluar sebagai juara Turnamen Piala Kepemudaan Tahun 2026 setelah menaklukkan Tuan rumah Desa Matang Rayeuk pada partai grand final yang berlangsung di Lapangan Matang Rayeuk Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur, Kamis sore,20/08/2026.
Pertandingan puncak yang mempertemukan dua tim terbaik tersebut berlangsung sengit dan harus ditentukan melalui tendangan keras
Ratusan penonton memadati Lapangan Matang Rayeuk untuk menyaksikan laga bergengsi yang berlangsung meriah namun tetap tertib hingga akhir pertandingan.
Camat Peudawa, (Iskandar Syah) yang hadir menutup turnamen, menyebut ajang tersebut sebagai turnamen paling meriah yang pernah digelar sepanjang pengalaman dirinya menyelenggarakan berbagai kegiatan olahraga, baik sipak bola juga bermacam-macam kegiatan di kecamatan Peudawa
“Ini turnamen terhebat dan paling spektakuler yang pernah kita laksanakan di berbagai lapangan. Bukan berarti tempat lain tidak meriah, tetapi di sini terlihat antusiasme masyarakat yang luar biasa dengan jumlah penonton yang sangat banyak serta tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung,” ujar Iskandar Syah.
Ia mengapresiasi seluruh masyarakat Peudawa yang telah memberikan dukungan penuh sehingga turnamen dapat berjalan sukses hingga laga final.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi ruang pemersatu sekaligus hiburan bagi masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Kecamata Peudawa dengan Forum Pemuda berkomitmen menghadirkan kembali berbagai event bergengsi di kawasan tersebut.
“Ini adalah wajah antusias masyarakat Peudawa yang menunjukkan ketertiban dan dukungan penuh terhadap event yang dilaksanakan. Insya Allah ke depan akan kita agendakan kembali kegiatan yang lebih meriah lagi,” kata Iskandar Syah.
Camat Peudawa Iskandar Syah berpesan Kepada para pemain agar kemenangan maupun kekalahan dijadikan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan motivasi untuk terus berkembang.
Bagi tim yang berhasil meraih juara, ia mengingatkan agar tidak larut dalam euforia kemenangan.”Jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan kompetensi diri,” pesannya.
Sementara kepada tim yang belum berhasil meraih gelar juara, Kepemudaan meminta agar tidak berkecil hati.
“Jadikan kekalahan ini sebagai kemenangan yang tertunda. Terus berlatih dan persiapkan diri untuk kesempatan berikutnya,” ujar Camat.
Dalam turnamen tersebut, Nek Him dari Desa Matang Rayeuk berhasil keluar sebagai Top Skor, sedangkan Para pemenang selain menerima trofi penghargaan kayak Mendali.
Turnamen Piala Kepemudaan Kecamatan Peudawa Kabupaten Aceh Timur Tahun 2026 ditutup secara resmi dengan penyerahan trofi kepada para juara dan berlangsung dalam suasana penuh sportivitas serta semangat kebersamaan.
(Reporter/Pers Media GWI-ACEH : MJ Eric Karno)










