Tangerang, Gabungnyawartawanindonesia.co.id – Pemerintah Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, melakukan kunjungan langsung ke lokasi yang terkena dampak banjir dan menyampaikan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak pada hari Jumat (23/01/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggapan cepat pemerintah desa terhadap kondisi darurat yang terjadi di wilayahnya.
Peristiwa banjir terjadi setelah wilayah Desa Sentul mengalami curah hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung secara berkelanjutan selama beberapa hari sebelumya. Selain itu, debit air sungai Cimanceuri meningkat secara signifikan hingga menyebabkan luapan, yang membuat air mengalir ke permukaan tanah dan merendam kawasan pemukiman. Secara rinci, lokasi yang terdampak berada di Kampung Sentul, tepatnya pada lingkup RT 002/RW 003, Desa Sentul. Total ada 6 unit rumah yang tergenang air, dengan ketinggian air mencapai antara 30 hingga 50 sentimeter tergantung pada posisi masing-masing rumah. Dampak ini melibatkan sebanyak 7 Kepala Keluarga (KK), dengan jumlah anggota keluarga yang terkena pengaruh mencapai puluhan orang.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Desa Sentul H. Akhmad Nawawi, S.H, yang didampingi oleh jajaran petugas pemerintah desa dan beberapa perwakilan dari masyarakat, turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi aktual warga serta mengevaluasi tingkat kerusakan yang terjadi. Saat memberikan keterangan kepada awak media yang menyertai kunjungan, beliau menjelaskan bahwa pihaknya segera merespons setelah menerima laporan dari perangkat desa dan warga mengenai terjadinya banjir.
“Setelah tahu ada informasi bahwa warga Sentul terdampak banjir, kami selaku pemerintah Desa Sentul langsung sigap bergerak ke lokasi. Kami menyusun langkah penanganan secara cepat, termasuk mempersiapkan bantuan yang sangat dibutuhkan oleh warga terdampak,” ucap H. Akhmad Nawawi, S.H.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako lengkap yang mencakup beras, gula pasir, minyak goreng, telur, mie instan, serta bahan makanan pokok lainnya. Selain itu, pemerintah desa juga menyediakan logistik penting seperti air minum dalam kemasan, selimut, dan perlengkapan kebersihan dasar untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga. Setiap KK terdampak menerima paket bantuan yang telah disiapkan secara merata sesuai dengan kebutuhan keluarga.
Menurut H. Akhmad Nawawi, S.H, selain faktor cuaca dan luapan sungai, pihak desa juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saluran drainase di sekitar wilayah terdampak. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa beberapa bagian saluran air mengalami penyumbatan akibat endapan lumpur dan sampah, yang menjadi salah satu faktor yang memperparah genangan air. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah desa telah bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tangerang serta dinas terkait lainnya untuk melakukan pembersihan saluran air secara menyeluruh di wilayah yang berisiko. Selain itu, pihak desa juga telah menempatkan petugas untuk memantau kondisi sungai Cimanceuri dan titik-titik rawan banjir secara berkala, baik pada siang maupun malam hari.
“Karena hujan terus setiap hari, selain luapan air sungai Cimanceuri juga naik ke permukaan sehingga beberapa wilayah menjadi tergenang. Kami telah mengambil langkah preventif dengan membersihkan saluran drainase dan akan terus melakukan pemantauan agar tidak terjadi banjir yang lebih parah di masa mendatang,” tuturnya.
Beliau juga menambahkan bahwa pemerintah desa akan terus memantau kondisi kesehatan warga terdampak dan bekerja sama dengan Puskesmas Balaraja untuk memberikan akses layanan kesehatan jika diperlukan. Selain itu, pihak desa telah menyediakan titik pengungsian sementara di balai desa untuk warga yang rumahnya tidak layak huni sementara waktu.
“Saya harapkan semoga musibah banjir ini warga Sentul bisa terus sabar. Kami juga akan tetap melakukan pemantauan secara berkala setiap hari demi kenyamanan dan keselamatan seluruh warga Desa Sentul. Kami juga mengimbau seluruh warga untuk segera melaporkan jika ada kondisi darurat atau wilayah baru yang terkena banjir melalui nomor kontak yang telah kami sebarkan atau langsung datang ke kantor desa,” pungkasnya dengan penuh perhatian terhadap kondisi masyarakat.
( RED )



















