Polres pidie jaya, bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong-royong guna mempercepat proses pemulihan pasca bencana banjir. Kegiatan ini, menjadi wujud nyata sinergi antara Polri dan masyarakat. Dalam memulihkan fasilitas umum, lingkungan serta sarana pendidikan yang terdampak banjir.
Kegiatan gotong-royong dilaksanakan secara serentak di sejumlah lokasi, salah satunya. Di wilayah hukum polsek meureudu, yang meliputi kantor geuchik gampong meunasah lhok. Meunasah, berbagai fasilitas umum serta sekolah PAUD/TK bungong jeumpa gampong lueng rimba kecamatan meurah dua kabupaten pidie jaya.
Kabag penum div-humas polri, Kombes Pol Erdi menyampaikan. Bahwa keterlibatan polri, dalam kegiatan gotong-royong pasca bencana merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen untuk membantu masyarakat bangkit.
“Polri hadir bersama masyarakat, untuk mempercepat pemulihan pasca bencana. Gotong-royong ini, tidak hanya membersihkan lingkungan. Tetapi juga menjadi upaya bersama memulihkan aktivitas sosial dan pendidikan warga,” ujar Kombes Pol Erdi.
Ia menambahkan, fokus utama pemulihan diarahkan pada fasilitas pendidikan agar dapat segera difungsikan kembali. Hal ini, sejalan dengan kebijakan dinas pendidikan provinsi aceh. Yang menetapkan dimulainya proses belajar mengajar pada senin 5 januari 2026, bagi sekolah-sekolah yang telah dinyatakan layak digunakan.
Pembersihan dilakukan dengan menyasar pengangkatan lumpur, sampah, serta sisa material banjir yang menutupi fasilitas umum, kantor pemerintahan gampong, meunasah, lingkungan permukiman warga, hingga ruang kelas dan halaman sekolah. Seluruh kegiatan berlangsung dengan semangat kebersamaan, kekompakan, dan gotong-royong antara personel Polres Pidie Jaya dan masyarakat setempat.
Melalui kegiatan ini, Polres Pidie Jaya berharap pemulihan pasca bencana dapat berjalan lebih cepat, sehingga aktivitas masyarakat, khususnya kegiatan pendidikan anak-anak, dapat kembali berjalan normal dalam suasana yang aman dan kondusif.
(Pasukan Ghoib/Bid.Humas Polda Aceh)

















