
Saat Ini Telah Booming, Serta Terkuak Di kalangan Masyarakat Gampong Blang Seunibong, Menjadi Tanda Tanya Besar, “Kemana Dana Anggaran Itu Perginya”.

Sungguh sangat gawat, apa yang telah terjadi. Yang diduga di kabarkan, adanya dengan isu-isu segelintiran himpunan informasi, terdengar oleh wartawan media online ini. Juga bersama oleh pihak pemerhati sosial publik daerah aceh, di kota langsa.
Tentang dana anggaran, yang sejumlah mencapai sekitar Rp 330 juta rupiah. Di tahun 2024 dan tahun 2025 ini, saat ini telah booming serta terkuak di kalangan masyarakat desa gampong blang seunibong kecamatan langsa kota kota langsa-aceh. Kini telah menjadi tanda tanya besar, “kemana dana anggaran itu perginya”.
Dalam kasus tersebut, perlu juga harus kita cermati. Dengan sontak nya, masyarakat gampong blang seunibong. Sudah mulai kasak kusuk, yang diduga pihak perangkat desa adanya berbau ajang mark-up korupsi. Hal itu juga, memang di benarkan atas adanya celotehan masyarakat dan juga beberapa nara sumber yang bisa dapat di percaya. Juga berasal nara sumber itu, meminta dirinya enggan mau dia sebutkan jati dirinya kepada wartawan media ini. Selasa 20/01/2025, sekitar pukul.02.15.wib tengah malam menjelang subuh.
Di salah satu tempat warung kopi daerah kota langsa, ada pun. Yang telah di berikan himpunan informasi itu, sesuai data tulisan yang di jabarkan secara singkat. Oleh nara sumber tersebut, yang teruaikan data. “Dugaan desa gampong blang seunibong, kini telah terutang di akhir tahun 2024. Sejumlah Rp 130 juta rupiah, pada tahun 2025. Di perkiraan sekitar bulan 2 sampai dengan bulan 3, adanya cairan dana berasal dari APBN.
Yang pada dasarnya, di peruntukan untuk dana anggaran sppd perangkat desa. Ternyata itu pula, di gunakan untuk membayar hutang. Kepada pihak orang luar desa, yang sejumlah 48 juta. Dana anggaran sppd desa itu, pada dasarnya. Untuk kegiatan para perangkat desa, dalam dan luar daerah. Yang memiliki di 2 item, dengan anggaran sejumlah 42 juta.
Telah terpakai dari bimtek gabungan desa, sejumlah 40 juta. Untuk menutupi sisa utang kantor desa blang seunibong tersebut, di tahun 2024. Dana kegiatan desa itu pun, dengan secara global di perkirakan sejumlah 6 juta. Begitu juga tentang dana sisa gaji perangkat desa, yang telah di pecat atau yang telah di keluarkan. Dari struktur gaji desa, mulai dari bulan 7 ke bulan 12.
Total 6 bulan, dengan sejumlah dana anggaran 20 juta. Berikut juga dengan dana sisa kematian, sekitar sejumlah 3 juta. Berlanjut, dana yang telah di anggarkan. Sejumlah 30 juta, dengan terhitung kegiatan desa lainnya. Jadi memiliki total keseluruhan semua, yang disinyalir sejumlah 330 juta. Itu kemana dana semuanya, makanya masyarakat pun kini telah booming. Dan sempat pernah terjadi demo di kantor desa gampong blang seunibong tersebut, dan hari ini juga. Pihak perangkat desa, salah satu seorang pejabat desa. Yaitu, geuchik blang seunibong. Yang di sebut-sebut sapaan panggilan “elizon”, belum bisa mempertanggung jawabkan dana anggaran sebesar itu”. Pungkasnya sumber tersebut, kepada wartawan media online ini.
Anehnya lagi, ketika wartawan media online ini juga. Mencoba melakukan jafrian konfirmasi dengan salah satu seorang pihak perangkat desa gampong blang seunibong kecamatan langsa kota kota langsa-aceh itu, melalui selular chat whatsappnya. Di nomor selularnya itu, 081168xxx61. Dan wartawan media online ini juga, menyampaikan apa yang telah dia terima dari nara sumber yang dapat di percaya. Kepada pejabat desa, yaitu. Sekretaris desa (sekdes) blang seunibong, yang di sebut-sebut sapaan panggilan “amar”.
“Ass bg .ijin bg..konfirmasi bg…apa benar…hasil penelusuran dari pihak media…ada himpunan informasi yang telah booming oleh masyarakat di desa gampong blang seunibong…tentang data ini bg…Desa Terutang di akhir tahun 2024 sejumlah Rp 130 juta rupiah, pada tahun 2025, perkiraan sekitar bulan 2 SD 3, ada cairan dana APBN di peruntukan untuk sppd desa. Ternyata di gunakan untuk membayar hutang sejumlah 48 juta. Dana sppd desa dalam dan luar daerah l, di 2 item 42 juta.
Telah terpakai dari bimtek gabungan desa, 40 juta. Untuk menutupi sisa utang tersebut dek tahun 2024, dana kegiatan desa global di perkirakan sejumlah 6 juta. Dana sisa gaji perangkat desa, yang telah di pecat. Dari bulan 7 ke 12 6 bulan, sejumlah 20 juta. Dana sisa kematian sejumlah, 3 juta. Dari yang anggaran. 30 juta. Total keseluruhan 330 juta..ijin bg..kemana dana anggaran tersebut bg..???. Ijin bg…jawabannya..bg.. sebagai sekdes di gampong blang seunibong bg”, sebut wartawan media ini kepadanya. Bahkan juga terkirim, ke selular chat whatsappnya itu tadi pagi, 20/01/2025 sekitar pukul.09.26.wib.
Namun, yang disebut-sebut sapaan panggilan “amar” itu. Sebagai pejabat desa (sekdes) gampong blang seunibong tersebut. Dan juga di respon serta membalasnya, kepada wartawan media ini. Apa yang di sampaikan secara konfirmasi, menurut “amar” tersebut. Mengatakan, “susah sya jelaskan di wa bg,, Kpan ada kesempatan kita jumpa yaa. Dan gak semua benar informasi tu bg”, ujarnya dengan singkat. Ulasan komentar, perangkat desa (sekdes) tersebut, yang dia sampaikan kepada wartawan media online ini. Selasa 20/01/2025, sekitar pukul.09.37.wib.
(Pasukan Ghoib/Team Media Dan Formen Aceh-Kota Langsa)



















