HUT RI ke-81, DPD IPK Kota Binjai Tegaskan Peran Pemuda dalam Pembangunan

banner 468x60

BINJAI | Gabungnyawartawanindonesia.co.id — Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Lapangan Merdeka Kota Binjai bukan sekadar seremoni. Momentum tersebut dimanfaatkan keluarga besar DPD IPK Kota Binjai untuk menegaskan bahwa organisasi kepemudaan harus mengambil peran nyata dalam pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat.

Dipimpin Ketua DPD IPK Kota Binjai Deni Iskandar Sembiring, jajaran pengurus bersama para kader hadir mengikuti rangkaian peringatan HUT RI ke-81, Senin (17/8/2026).

Deni hadir didampingi Sekjen DPD IPK Kota Binjai Dhan Anugraha, S.Sos., Bendahara Josua Panggabean, S.Kom., Ketua OKK Zulkarnain Idrus, Ketua Satgas Fahrezi, S.H., Ketua Sapma IPK Rega Gustian Hakim, S.H., Wakil Ketua I Surya Dharma, Wakil Ketua II Ahmad Hendra, serta jajaran kader lainnya.

Kehadiran tersebut menjadi pesan bahwa organisasi kepemudaan tidak boleh hanya muncul ketika ada kegiatan seremonial. Pemuda harus berada di tengah masyarakat, ikut membaca persoalan daerah, mengawal pembangunan dan memberikan kontribusi yang terukur.

Pemuda Jangan Hanya Jadi Penonton Pembangunan

Deni Iskandar Sembiring menegaskan, kemerdekaan harus diterjemahkan dalam bentuk kerja nyata. Menurutnya, pembangunan Kota Binjai membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan.

“Semangat kemerdekaan jangan berhenti pada upacara dan perayaan. Pemuda harus menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar menjadi penonton pembangunan,” tegas Deni.

Ia mengatakan, IPK Kota Binjai siap mendorong kader-kadernya agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial, ekonomi, keamanan, pendidikan, serta berbagai persoalan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

“Organisasi kepemudaan harus mampu melahirkan gagasan, menggerakkan potensi pemuda dan ikut menjaga pembangunan agar berjalan untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, kritik terhadap kebijakan pemerintah juga harus ditempatkan secara konstruktif. Organisasi masyarakat dan kepemudaan memiliki ruang untuk mengawasi sekaligus memberikan masukan ketika menemukan persoalan di lapangan.

IPK Harus Hadir, Bukan Sekadar Beratribut

Momentum HUT RI ke-81 sekaligus menjadi ujian bagi organisasi kepemudaan. Atribut organisasi dan jumlah massa, kata Deni, tidak akan berarti apabila tidak dibarengi dengan kerja sosial dan kontribusi nyata.

“Yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya organisasi yang terlihat besar, tetapi organisasi yang benar-benar hadir ketika masyarakat membutuhkan. IPK harus mampu menunjukkan bahwa keberadaan organisasi memberikan manfaat,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh kader DPD IPK Kota Binjai menjaga soliditas internal, membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat dan ikut menciptakan suasana Kota Binjai yang aman, kondusif serta produktif.

Kehadiran keluarga besar DPD IPK Kota Binjai di Lapangan Merdeka menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan harus diteruskan melalui pengabdian. Jika para pejuang dahulu merebut kemerdekaan dengan pengorbanan, maka tugas generasi hari ini adalah mengisinya dengan karya, kepedulian dan keberanian mengambil peran dalam pembangunan.

Bagi DPD IPK Kota Binjai, HUT RI ke-81 menjadi momentum untuk mempertegas komitmen: pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton pembangunan. Pemuda harus berada di garis depan sebagai penggerak, pengawas sekaligus bagian dari solusi bagi masyarakat dan daerah.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *