Bengkayang,gabungnyawartawanindonesia.co.id- Kalbar – Semangat gotong royong kembali menjadi penyelamat di tengah keterbatasan akses infrastruktur yang masih dialami masyarakat pedalaman. Seorang pasien terpaksa ditandu oleh warga dari Desa Sungkung, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, menuju Desa Suruh Tembawang, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, demi mendapatkan penanganan medis,Rabu 17/6/2026.
Peristiwa tersebut terjadi saat kondisi jalan penghubung antarwilayah mengalami kerusakan parah dan dipenuhi lumpur, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan. Akibatnya, warga bergotong royong mengangkat pasien menggunakan tandu darurat melewati medan berat yang licin dan menantang.
Perjalanan menuju titik yang dapat dijangkau kendaraan roda empat memakan waktu sekitar dua jam. Setelah tiba di Desa Suruh Tembawang, pasien kemudian dibawa menggunakan kendaraan menuju fasilitas kesehatan di Entikong untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Aksi kemanusiaan yang dilakukan warga tersebut menjadi gambaran nyata masih beratnya akses pelayanan dasar di sejumlah wilayah pedalaman dan perbatasan Kalimantan Barat. Di tengah keterbatasan sarana transportasi, kebersamaan dan solidaritas masyarakat menjadi kunci dalam membantu warga yang membutuhkan pertolongan.
Kondisi ini juga menjadi pengingat pentingnya pembangunan infrastruktur jalan yang memadai agar masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan dengan cepat, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan penanganan segera.
Warga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi jalan di kawasan tersebut, sehingga kejadian serupa tidak terus berulang dan masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih mudah dan aman.
Sumber: Dokumentasi dan informasi warga setempat.
Pewarta : Rinto Andreas










