Dean Bayu Pradana: Hari Sungai Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Peran Pemuda Menjaga Kelestarian Sungai

banner 468x60

 

gabungnyawartawaindonesia-Pandeglang, Banten – 27 Juli 2026 – Peringatan Hari Sungai Nasional yang diperingati setiap tanggal 27 Juli menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan, khususnya keberadaan sungai sebagai sumber kehidupan. Dalam momentum tersebut, Pengurus Karang Taruna Kabupaten Pandeglang mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian sungai demi keberlangsungan hidup generasi saat ini maupun generasi yang akan datang.

 

Sungai memiliki fungsi yang sangat vital dalam kehidupan masyarakat. Selain menjadi sumber air bersih, sungai juga berperan dalam mendukung sektor pertanian, perikanan, menjaga keseimbangan ekosistem, mengurangi risiko kekeringan, serta menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan. Oleh karena itu, menjaga kebersihan sungai bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

 

Di berbagai daerah, sungai masih menghadapi berbagai persoalan serius, mulai dari pencemaran limbah rumah tangga, sampah plastik, pendangkalan akibat sedimentasi, hingga kerusakan daerah aliran sungai. Kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi secara bersama melalui edukasi, kepedulian sosial, serta aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.

 

Perwakilan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Pandeglang, Dean Bayu Pradana, S.AP., selaku Bendahara Karang Taruna Kabupaten Pandeglang, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Sungai Nasional 2026 kepada seluruh masyarakat Indonesia. Ia berharap momentum tahunan tersebut mampu menjadi pengingat bahwa kelestarian sungai merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan kehidupan manusia.

 

«”Selamat memperingati Hari Sungai Nasional 27 Juli 2026. Mari kita jadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa sungai merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama. Kepedulian terhadap sungai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan menjadi kewajiban seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda,” ujar Dean Bayu Pradana, S.AP.»

 

Menurut Dean, pemuda memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun budaya peduli lingkungan. Semangat, kreativitas, serta kepedulian sosial yang dimiliki generasi muda dapat menjadi kekuatan besar dalam mendorong berbagai gerakan pelestarian sungai di tengah masyarakat.

 

Ia menilai bahwa keterlibatan organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna sangat penting dalam menginisiasi berbagai program sosial yang berorientasi pada pelestarian lingkungan. Kegiatan seperti kerja bakti membersihkan sungai, penanaman pohon di daerah aliran sungai, edukasi mengenai pengelolaan sampah, serta kampanye hidup bersih merupakan langkah sederhana yang memiliki dampak besar apabila dilakukan secara berkelanjutan.

 

Lanjut Dean Bayu Pradana, S.AP., menjaga kebersihan sungai merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Sungai yang bersih akan memberikan manfaat besar terhadap kesehatan masyarakat, menjaga kualitas sumber daya air, mendukung produktivitas sektor pertanian, mengurangi potensi banjir, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.

 

«”Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pemuda di Kabupaten Pandeglang, untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan, menjaga ekosistem di sekitar aliran sungai, serta menumbuhkan budaya cinta lingkungan sejak usia dini. Sungai yang bersih adalah investasi bagi masa depan bangsa,” lanjutnya.»

 

Dean juga menegaskan bahwa membangun kepedulian terhadap lingkungan tidak dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dunia pendidikan, komunitas lingkungan, tokoh masyarakat, serta seluruh warga agar tercipta budaya menjaga sungai sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

 

Menurutnya, Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi pelopor dalam membangun kesadaran lingkungan di tengah masyarakat. Dengan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia, berbagai kegiatan pelestarian sungai dapat terus digalakkan sehingga memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

 

Selain menjaga kebersihan sungai, Dean juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola sampah rumah tangga, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta mendukung berbagai program penghijauan di sekitar daerah aliran sungai. Langkah-langkah tersebut dinilai mampu membantu menjaga kualitas lingkungan sekaligus mengurangi risiko pencemaran yang semakin meningkat.

 

Peringatan Hari Sungai Nasional 2026 menjadi momentum refleksi bahwa kelestarian sungai merupakan warisan yang harus dijaga bersama. Sungai bukan sekadar aliran air, melainkan sumber kehidupan yang menopang aktivitas sosial, ekonomi, pertanian, hingga keberlangsungan ekosistem alam.

 

Melalui semangat Hari Sungai Nasional tahun ini, Pengurus Karang Taruna Kabupaten Pandeglang berharap semakin banyak generasi muda yang tergerak menjadi pelopor pelestarian lingkungan. Kepedulian terhadap sungai diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata yang berkelanjutan.

 

Dengan kolaborasi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, komunitas, dunia pendidikan, sektor swasta, dan seluruh masyarakat, kelestarian sungai di Indonesia diyakini dapat terus terjaga. Semangat kebersamaan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih maju serta mewujudkan cita-cita pembangunan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

 

penulis : Dedi Supandi wakil pimpinan redaksi

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *