Bupati Imron Ajak Warga Perkuat Sinergi, Gubernur Dedi Mulyadi Tegaskan Efisiensi Anggaran Demi Rakyat

Cirebon, gabungnyawartawanindonesia.co.id — Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Safari Ramadan bertema Tarling Neuleuman Poekna Peuting di Lapangan Mandala Giri, Sabtu (28/2/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Bupati Cirebon Imron, serta tokoh agama Gus Miftah. Safari Ramadan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana penyampaian arah kebijakan pemerintah kepada masyarakat secara langsung.

 

Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kepemimpinan harus sepenuhnya berpihak kepada kepentingan rakyat.

 

“Seluruh atribut itu hilang ketika kita jadi pemimpin. Yang ada hanya satu kepentingan, yakni kepentingan rakyat yang harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya efisiensi anggaran daerah agar belanja pemerintah lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, sejumlah anggaran perjalanan dinas yang dinilai tidak prioritas telah dipangkas untuk dialihkan ke program strategis.

“Saya memotong seluruh anggaran perjalanan dinas yang tidak penting, agar aliran anggaran Jawa Barat bisa melahirkan sarjana-sarjana baru dan membangun rumah bagi rakyat miskin,” ujarnya.

 

Langkah tersebut, lanjutnya, merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan penggunaan APBD sesuai prinsip efisiensi dan efektivitas sebagaimana diamanatkan dalam pengelolaan keuangan daerah.

 

Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron, mengajak masyarakat untuk terus mendukung program pembangunan daerah agar dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

 

“Kabupaten Cirebon akan maju apabila pemerintah dan masyarakatnya bersatu. Sinergi ini menjadi kunci keberhasilan pembangunan,” ungkapnya.

 

Ia juga memastikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mempercepat perbaikan infrastruktur, khususnya jalan yang masih dalam kondisi rusak.

 

“Jalan-jalan yang masih rusak sedang kita perbaiki tahun ini. Jika belum tuntas, akan kita selesaikan secara bertahap,” tegasnya.

 

Safari Ramadan tersebut tidak hanya menjadi momentum ibadah dan penguatan nilai spiritual, tetapi juga menjadi ruang komunikasi terbuka antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, sinergi pembangunan diharapkan semakin kokoh guna mendorong kesejahteraan rakyat serta percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Cirebon.

(Agust)

Facebook Comments Box
PAGE TOP
Exit mobile version