Menpar Tinjau Sentra Batik Trusmi, Bupati Imron Harap Dukungan Pengembangan Pariwisata

Cirebon, gabungnyawartawanindonesia.co.id 11 Maret 2026 — Bupati Cirebon Imron menerima langsung kunjungan kerja Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana saat meninjau sejumlah destinasi wisata di wilayah Kabupaten Cirebon, Selasa (10/3/2026).

Dalam agenda tersebut, Menteri Pariwisata mengunjungi sentra batik di kawasan Batik Trusmi, yang selama ini menjadi salah satu ikon wisata unggulan Kabupaten Cirebon.

Kunjungan dilakukan di salah satu pusat penjualan batik, yakni EB Batik Trusmi.

Bupati Imron menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri Pariwisata yang telah menyempatkan diri melihat langsung aktivitas industri batik di daerahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Menteri yang sudah menyempatkan diri mampir dan meninjau langsung sentra batik yang ada di Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Menurut Imron, Batik Trusmi tidak hanya menjadi pusat ekonomi masyarakat, tetapi juga merupakan daya tarik wisata budaya yang mampu mendatangkan wisatawan dari berbagai daerah.

Karena itu, pihaknya berharap ada dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Cirebon.

Ia menilai masih banyak potensi wisata di daerahnya yang membutuhkan perhatian dan dukungan, baik dari sisi promosi, pengembangan destinasi, maupun peningkatan fasilitas pendukung.

“Kami berharap ada dukungan dari Kemenpar untuk pengembangan wisata di Kabupaten Cirebon, karena masih banyak potensi yang bisa dikembangkan dan membutuhkan perhatian pemerintah pusat,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana menjelaskan, bahwa kunjungan ke Cirebon merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kesiapan destinasi wisata di berbagai daerah menjelang libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap destinasi wisata sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk menerima kunjungan wisatawan saat libur Nyepi dan Lebaran,” katanya.

Selain meninjau sentra Batik Trusmi, Menpar juga mengunjungi Stasiun Cirebon guna memastikan kesiapan sarana transportasi selama masa angkutan Lebaran.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan adanya program potongan harga tiket kereta api hingga 30 persen selama periode angkutan Lebaran.

Program ini diharapkan dapat mendorong mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan kunjungan wisata ke berbagai daerah.

Widiyanti menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan menjadi faktor utama dalam pengelolaan destinasi wisata, terutama saat menghadapi lonjakan wisatawan pada musim liburan.

“Yang paling penting adalah keamanan dan kenyamanan. Dengan begitu, wisatawan bisa menikmati liburan dengan pengalaman yang indah,” ujarnya.

Ia juga menilai Cirebon memiliki potensi pariwisata yang kuat, mulai dari wisata budaya, sejarah, hingga kuliner khas yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Kementerian Pariwisata memprediksi pergerakan wisatawan selama libur Lebaran tahun ini dapat mencapai sekitar 144 juta perjalanan wisata dengan potensi perputaran ekonomi hingga Rp190 triliun.

Untuk memastikan kesiapan destinasi, pemerintah akan melakukan pemantauan di 118 titik destinasi wisata di seluruh Indonesia, dan Cirebon menjadi salah satu daerah yang menjadi fokus pemantauan tersebut.

“Setiap destinasi harus melakukan berbagai persiapan, mulai dari fasilitas, kebersihan, hingga sistem keamanan agar mampu menyambut lonjakan wisatawan dengan baik,” tutupnya.

(Agustinar)

Facebook Comments Box
PAGE TOP
Exit mobile version