BREAKING NEWS : GWI ACEH
Wakil Wali Kota Sabang Tegaskan Penguatan Ketahanan Pangan
Gabungnyawartawanindonesia.co.id.|| Sabang – Komitmen Pemerintah Kota Sabang dalam memperkuat ketahanan pangan kembali dibuktikan melalui kegiatan panen jagung kuartal II di lahan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Paya Seunara, Selasa (5/5).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.00 WIB di Jurong Kampung Dalam, Gampong Paya Seunara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Sabang, Drs. Suradji Junus, serta dihadiri sejumlah unsur pimpinan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Sabang turut didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sabang, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Sosial, serta Camat Sukamakmue, yang bersama-sama menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung program ketahanan pangan di tingkat gampong.
Panen jagung yang dilakukan di atas lahan seluas 1 hektare ini berhasil menghasilkan sekitar 1 ton jagung pipil. Capaian tersebut menjadi indikator positif optimalisasi lahan produktif sekaligus langkah konkret menuju kemandirian pangan masyarakat Sabang.
Dalam keterangannya, Suradji Junus menegaskan bahwa pengembangan komoditas jagung merupakan strategi penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani.
“Ini adalah langkah nyata kita dalam mendorong Sabang menuju swasembada pangan. Hasil panen ini dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi maupun dijual guna menambah pendapatan petani,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa program seperti ini harus dilaksanakan secara berkelanjutan dan tidak bersifat seremonial semata. Pemerintah Kota Sabang, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan berupa bantuan bibit, pembinaan, serta pendampingan kepada petani.
“Kegiatan ini harus terus ditingkatkan. Jangan berhenti pada satu kali panen, tetapi harus berkelanjutan agar benar-benar menjadi sumber penghasilan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua BUMG Paya Seunara, Mawardi, menyampaikan apresiasi atas dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Sabang dan instansi terkait yang telah mendorong keberhasilan program ini.
Ia menjelaskan bahwa hasil panen jagung pipil kali ini telah terserap di pasar lokal dengan harga sekitar Rp5.500 per kilogram dan dipasarkan di wilayah Sabang.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan. Ke depan, program ini akan terus dikembangkan, termasuk dengan pola tumpangsari bersama komoditas lain seperti timun, semangka, dan cabai untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, BUMG, dan masyarakat semakin kuat dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Sabang secara menyeluruh.
-Reporter/Perss Media GWI-ACEH (Wilayah Sabang) : MJ Eric Karno
-Sumber/Photo : Wakil Walikota Sabang
-Rilis/RedaksiNasional : Gabungnya Wartawan Indonesia.co.id.










