PAMI Apresiasi Langkah Menteri Pertanian dan Pemerintah Aceh Percepat Pemulihan Lahan Pascabanjir | GWI.co.id

banner 468x60

BREAKING NEWS : GWI ACEH 

PAMI Apresiasi Langkah Menteri Pertanian dan Pemerintah Aceh Percepat Pemulihan Lahan Pascabanjir

Gabungnyawartawanindonesia.co.id | 27 Juli 2026 | BANDA ACEH – Komitmen pemerintah dalam memulihkan sektor pertanian Aceh terus diperkuat. Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah di Aceh untuk memastikan program pemulihan pertanian berjalan optimal. Selain meninjau rehabilitasi lahan sawah terdampak banjir di beberapa kabupaten, Menteri Pertanian juga mengunjungi kawasan Dataran Tinggi Gayo di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah untuk meninjau pembibitan benih kopi Arabika, mendorong hilirisasi pertanian, serta menyerahkan bantuan pembangunan masjid.

Upaya tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Aceh yang terus mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi lahan pertanian melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh. Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengapresiasi perhatian Kementerian Pertanian sekaligus kinerja Distanbun Aceh dalam mempercepat pemulihan lahan pertanian pascabencana.

Sebagai bagian dari program tersebut, Pemerintah Aceh telah memulai kembali gerakan tanam padi di lahan yang telah direhabilitasi, termasuk di Kabupaten Aceh Tamiang, Bireuen, dan Aceh Utara. Dukungan pemerintah pusat juga terus meningkat, ditandai dengan bertambahnya alokasi anggaran rehabilitasi lahan pertanian dari sekitar Rp380 miliar pada tahap pertama menjadi Rp515 miliar pada tahap kedua.

Berdasarkan data Distanbun Aceh, bencana hidrometeorologi berdampak pada sekitar 57.485 hektare lahan sawah. Hingga 21 Juli 2026, sekitar 40.852 hektare telah dan sedang ditangani, sementara 16.633 hektare lainnya masih dalam proses rehabilitasi.

Program pemulihan meliputi optimalisasi lahan, rehabilitasi sawah, pembangunan irigasi perpompaan, irigasi perpipaan, bangunan konservasi, jaringan irigasi tersier, hingga pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT). Secara keseluruhan, realisasi keuangan program tersebut telah mencapai 48,48 persen per 21 Juli 2026 dan ditargetkan terus meningkat hingga seluruh pekerjaan selesai sesuai jadwal.

Ketua Umum Lembaga Petani Peternak Muda Milenial Indonesia (PAMI), Irwan Syahputra (Syech Wan), menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kementerian Pertanian dan Pemerintah Aceh dalam mempercepat pemulihan sektor pertanian pascabencana.

> “Perhatian langsung Menteri Pertanian terhadap Aceh menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam membangkitkan kembali sektor pertanian. Kami berharap seluruh lahan yang terdampak banjir dapat segera dipulihkan sehingga petani kembali berproduksi, ketahanan pangan semakin kuat, dan perekonomian masyarakat Aceh dapat bangkit lebih cepat,” ujar Syech Wan.

 

Menurut Syech Wan, keberhasilan rehabilitasi lahan tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi pemulihan ekonomi masyarakat Aceh. Karena itu, ia berharap sinergi antara Kementerian Pertanian, Pemerintah Aceh, pemerintah kabupaten/kota, TNI, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar seluruh target pemulihan lahan dapat diselesaikan secara optimal.

-Reporter/Pers Media GWI-ACEH : MJ Eric Karno 

-Sumber/Rilis/Photo : Syech Wan Sekjend Sekber Aceh 

-RedaksiDaerah : Gabungnya Wartawan Indonesia.co.id

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *