Ketua PT Jambi Buka Kegiatan Pembinaan Oleh Hakim Agung, Perkuat Sinergi Dan Integritas Tiga Lingkungan Peradilan

banner 468x60

Jakarta, Gabungnya Wartawan Indonesia.co.id-Humas MA

Jum’at,6 November 2026 Tiga Hakim Agung beri pembinaan bagi aparatur 3 lingkungan peradilan se-Provinsi Jambi untuk tingkatkan kualitas dan integritas (06/11).

Ketua Pengadilan Tinggi Jambi, Dr. Marsudin Nainggolan, secara resmi membuka kegiatan Pembinaan oleh Hakim Agung Mahkamah Agung Republik Indonesia di wilayah hukum Provinsi Jambi pada Jumat (06/11). Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kualitas penyelenggaraan peradilan, meningkatkan profesionalisme aparatur, serta menjaga integritas dan marwah lembaga peradilan.

 

Kegiatan pembinaan tersebut dihadiri oleh tiga Hakim Agung Mahkamah Agung Republik Indonesia, yaitu Jupriady, Dr. Diana Malemita Ginting, dan Nurmaningsih, beserta para Asisten Hakim Agung, Dr. Meni Warlia dan Iva Fairouz Afrinadya.

 

Turut hadir Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jambi, Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Jambi, para Wakil Ketua, Hakim Tinggi, pimpinan pengadilan tingkat pertama, Panitera, Sekretaris, serta jajaran aparatur dari tiga lingkungan peradilan, yakni Peradilan Umum, Peradilan Agama dan Peradilan Tata Usaha Negara di wilayah Provinsi Jambi. Kegiatan diikuti secara langsung dan daring oleh satuan kerja di wilayah hukum Provinsi Jambi.

 

Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Tinggi Jambi menyampaikan penghormatan dan apresiasi atas kehadiran para Hakim Agung yang telah berkenan memberikan pembinaan secara langsung kepada jajaran peradilan di Provinsi Jambi.

 

Menurutnya, kehadiran para Hakim Agung bukan sekadar agenda kedinasan, melainkan kesempatan berharga bagi seluruh aparatur untuk memperoleh arahan, pencerahan, penguatan dan keteladanan dalam menghadapi perkembangan hukum serta tuntutan masyarakat terhadap pelayanan peradilan yang semakin berkualitas.

 

Evaluasi Menyeluruh terhadap Kondisi Tiga Lingkungan Peradilan

 

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Marsudin Nainggolan juga memaparkan gambaran umum penyelenggaraan peradilan di Provinsi Jambi yang meliputi tiga lingkungan peradilan.

 

Pada lingkungan Peradilan Umum terdapat Pengadilan Tinggi Jambi dengan 10 Pengadilan Negeri, sedangkan lingkungan Peradilan Agama memiliki Pengadilan Tinggi Agama Jambi dengan 10 Pengadilan Agama. Adapun lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara dilayani oleh Pengadilan Tata Usaha Negara Jambi dengan wilayah hukum yang mencakup 9 kabupaten dan 2 kota.

 

Ketua Pengadilan Tinggi Jambi menegaskan bahwa perbedaan karakteristik, volume perkara, kompleksitas pekerjaan, ketersediaan sumber daya manusia dan sarana prasarana pada masing-masing satuan kerja memerlukan pendekatan pembinaan dan pengawasan yang proporsional serta berbasis kebutuhan riil.

 

Terdapat beberapa aspek penting yang menjadi perhatian dalam evaluasi penyelenggaraan peradilan, meliputi kepemimpinan dan manajemen organisasi, sumber daya manusia, kualitas putusan dan administrasi perkara, pengelolaan anggaran, serta penguatan integritas dan pembangunan zona integritas.

 

Kualitas Putusan dan Integritas Menjadi Prioritas

 

Terkait kualitas putusan, Ketua Pengadilan Tinggi Jambi menekankan bahwa tingkat akseptabilitas putusan harus menjadi salah satu bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas proses peradilan.

 

Menurutnya, kualitas putusan tidak hanya diukur dari penyelesaian perkara secara tepat waktu, tetapi juga dari ketepatan penerapan hukum, kelengkapan pertimbangan, konsistensi argumentasi dan kemampuan putusan dalam memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi masyarakat.

 

Hakim dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dan memahami perkembangan peraturan perundang-undangan serta yurisprudensi. Sementara itu, unsur kepaniteraan dan kesekretariatan harus memastikan seluruh proses administrasi perkara dan dukungan manajemen berjalan secara tertib, akurat, transparan dan akuntabel.

 

Pada aspek pengelolaan anggaran, ia mengingatkan bahwa keberhasilan tidak semata-mata diukur dari tingginya persentase penyerapan anggaran, melainkan dari efektivitas, efisiensi dan manfaat nyata penggunaan anggaran bagi peningkatan kualitas pelayanan peradilan.

 

Selain itu, pembangunan Zona Integritas dan pencapaian predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) harus diwujudkan sebagai budaya kerja, bukan sekadar pencapaian administratif. Integritas harus tercermin dalam perilaku dan pelaksanaan tugas setiap aparatur peradilan.

 

Perkuat Sinergi Tiga Lingkungan Peradilan

 

Lebih lanjut, Ketua Pengadilan Tinggi Jambi mengajak seluruh jajaran peradilan untuk memperkuat sinergi dan komunikasi antarpimpinan maupun aparatur dari tiga lingkungan peradilan.

 

Meskipun memiliki kewenangan dan karakteristik yang berbeda, seluruh lingkungan peradilan mempunyai tujuan yang sama, yaitu mewujudkan badan peradilan yang agung, profesional, independen, berintegritas dan dipercaya masyarakat.

 

Ia juga berharap pembinaan dari para Hakim Agung dapat memberikan penguatan terhadap aspek teknis yudisial, penerapan hukum, administrasi perkara, manajemen organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

 

Kepada seluruh peserta, baik yang hadir secara langsung maupun daring, ia mengajak agar mengikuti kegiatan pembinaan dengan sungguh-sungguh, mencatat setiap arahan, memahami kebijakan yang disampaikan dan mengimplementasikannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

 

“Pembinaan yang baik bukan hanya pembinaan yang didengar dan dipahami, tetapi pembinaan yang kemudian dilaksanakan dan menghasilkan perubahan nyata,” demikian penegasan Ketua Pengadilan Tinggi Jambi dalam sambutannya.

 

Pembinaan Resmi Dibuka

 

Pada akhir sambutannya, dengan memohon ridha dan petunjuk Tuhan Yang Maha Esa serta mengharapkan arahan dan bimbingan para Hakim Agung, Dr. Marsudin Nainggolan secara resmi membuka kegiatan Pembinaan oleh Para Yang Mulia Hakim Agung Mahkamah Agung Republik Indonesia di wilayah hukum Provinsi Jambi.

 

Pembukaan kegiatan ini diharapkan menjadi titik penguatan komitmen seluruh jajaran peradilan untuk terus melakukan evaluasi, koreksi dan perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan tugas peradilan.

 

Melalui kegiatan ini, Pengadilan Tinggi Jambi berharap seluruh satuan kerja di wilayah Provinsi Jambi semakin mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kualitas putusan, tertib administrasi perkara, tata kelola organisasi dan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

 

Dengan semangat kebersamaan dan integritas, seluruh jajaran peradilan di Provinsi Jambi berkomitmen untuk terus menjaga marwah lembaga peradilan dan mewujudkan peradilan yang profesional, modern, transparan, akuntabel serta berkeadilan.

 

Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp: MARINews

 

Penulis: Kontributor

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *