Bengkayang,gabungnyawartawanindonesia.co.id-Kalbar,– Ketua Bintang Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Bengkayang, Hengki Setiawan, menyoroti pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, selama kurang lebih sepekan terakhir. Menurutnya, kondisi tersebut telah memberikan dampak terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Hengki juga mengatakan, gangguan pasokan listrik yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir perlu segera ditangani oleh pihak PLN agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Ia mengungkapkan, salah satu sektor yang paling terdampak adalah para peternak ayam. Menurutnya, banyak peternak mengalami kerugian karena ayam ternak membutuhkan penerangan yang memadai di kandang. Akibat pemadaman listrik yang berkepanjangan, sebagian ternak dilaporkan mati sehingga menimbulkan kerugian ekonomi.
Selain itu, Hengki juga menilai pemadaman listrik telah mengganggu aktivitas usaha masyarakat yang bergantung pada pasokan listrik untuk menjalankan kegiatan sehari-hari.
“Pemadaman listrik yang sudah berlangsung hampir satu pekan ini sangat dirasakan masyarakat. Kami berharap PLN dapat bergerak cepat menyelesaikan persoalan ini karena dampaknya cukup luas, baik bagi pelaku usaha maupun masyarakat umum,” ujar Hengki,Minggu (5/7/2026).
Ia juga menyoroti dampak pemadaman terhadap warga yang memiliki kondisi kesehatan tertentu. Menurutnya, terdapat warga yang mengandalkan alat terapi uap untuk membantu mengatasi sesak napas saat penyakit asma kambuh. Ketika listrik padam, penggunaan alat tersebut menjadi terhambat sehingga dikhawatirkan dapat memengaruhi keselamatan pasien.
Atas kondisi tersebut, Ketua Bintang Muda Indonesia Kabupaten Bengkayang Hengky Setiawan meminta PLN segera mengambil langkah-langkah percepatan pemulihan jaringan listrik serta memberikan kepastian informasi kepada masyarakat mengenai proses penanganan gangguan.
Pewarta : Rinto Andreas










