Kapolres Aceh Jaya Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Tertib | GWI.co.id

banner 468x60

BREAKING NEWS : GWI ACEH 

Kapolres Aceh Jaya Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Tertib

Gabungnyawartawanindonesia.co.id | ACEH JAYA – kepolisian resort (Polres) Aceh Jaya menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah Tahun 2026 di halaman Mapolres Aceh Jaya, Senin (26/10).
‎
‎Kegiatan ini menjadi bentuk kesiapan personel gabungan dalam mendukung pelaksanaan operasi kepolisian untuk meningkatkan disiplin masyarakat serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Jaya.
‎
‎Apel gelar pasukan tersebut mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan di Provinsi Aceh.” Kegiatan diikuti sekitar 130 peserta yang terdiri atas unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta tamu undangan.
‎
‎Adapun apel tersebut dihadiri Kapolres Aceh Jaya, perwakilan Dandim 0114/Aceh Jaya melalui Danramil, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Jaya, Kasatpol PP/WH Kabupaten Aceh Jaya, Kepala Jasa Raharja Aceh Jaya, Kasubden POM IM/2 Calang, para pejabat utama Polres Aceh Jaya, personel Polres Aceh Jaya, serta tamu undangan lainnya.
‎
‎Pasukan yang mengikuti apel terdiri atas peleton TNI AD Kodim 0114/Aceh Jaya, Satsamapta, staf Polres, Satlantas, Satreskrim dan Satresnarkoba, Satintelkam, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP Kabupaten Aceh Jaya.
‎
‎Kapolres Aceh jaya AKBP. Zulfa Renaldo dalam amanatnya menekankan bahwa lalu lintas merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat yang mendukung mobilitas, aktivitas ekonomi, dan kelancaran pelayanan publik. Oleh karena itu, terciptanya lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan membutuhkan tanggung jawab serta partisipasi seluruh elemen masyarakat.
‎
‎Oleh sebab itu, tantangan di bidang lalu lintas, seperti rendahnya kesadaran sebagian pengguna jalan terhadap peraturan, kurangnya kepatuhan saat berkendara, dan potensi kecelakaan lalu lintas, menjadi perhatian yang harus diantisipasi melalui langkah-langkah yang terencana dan berkelanjutan.
‎
‎Tentunya, upaya mewujudkan Kamseltibcarlantas tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga harus didukung edukasi, pendekatan humanis, peningkatan kualitas pelayanan, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.
‎
‎”Pelaksanaan Operasi Patuh Seulawah 2026, jajaran kepolisian berkomitmen meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan bersama,” tegas AKBP. Zulfa Renaldo
‎
‎Adapun Operasi Patuh Seulawah 2026 dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026 di seluruh wilayah Provinsi Aceh. Pelaksanaannya didukung oleh instansi terkait guna meningkatkan ketertiban berlalu lintas serta menekan potensi pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.
‎
‎Dalam pelaksanaan operasi, seluruh personel diharapkan menjalankan tugas secara profesional, bertanggung jawab, proporsional, transparan, dan akuntabel. Personel juga diminta mengedepankan kegiatan preventif, edukatif, dan persuasif, serta memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan solutif kepada masyarakat.
‎
‎Selain itu, sinergi dan soliditas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting untuk mendukung keberhasilan operasi. Penegakan hukum harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dengan tetap mengedepankan sikap humanis dan menghindari tindakan yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
‎
‎Melalui operasi ini, masyarakat juga diimbau agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta tidak mengemudi dalam kondisi yang membahayakan keselamatan.
‎
‎”Kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas bukan semata-mata untuk menghindari sanksi, melainkan merupakan bentuk tanggung jawab dalam melindungi keselamatan diri sendiri, penumpang, dan pengguna jalan lainnya,” jelas Kapolres
‎
‎Apel gelar pasukan ini sekaligus menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung sebelum pelaksanaan operasi, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

-Ali Aceh | Wakaperwil | GWI-ACEH 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *