Jalan Provinsi Bengkayang–Singkawang Berlubang di Cipta Karya, Warga Soroti Lambannya Penanganan

banner 468x60

Bengkayang,gabungnyawartawanindonesia.co.id-Kalbar, – Kondisi Jalan Provinsi Bengkayang–Singkawang di wilayah Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, kembali menjadi sorotan. Lubang yang berada di badan jalan bahkan diberi tanda menggunakan plang kayu sebagai penanda bagi pengendara yang melintas.Juma’at 14/8/2026.

Kondisi tersebut terlihat pada Rabu, 13 Agustus 2026. Berdasarkan dokumentasi di lokasi, sebuah lubang berada di bagian badan jalan yang menjadi jalur kendaraan masyarakat. Plang kayu yang dipasang di sekitar titik kerusakan menjadi tanda agar pengendara lebih berhati-hati saat melintas.

Kerusakan jalan tersebut dinilai cukup memprihatinkan, mengingat ruas Bengkayang–Singkawang merupakan jalur yang digunakan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Salah seorang warga Desa Cipta Karya yang enggan disebutkan namanya mempertanyakan perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap kondisi jalan tersebut.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ini apa tidak malu, jalan berlubang seperti ini. Walaupun hanya satu titik yang terlihat, setidaknya diperbaiki. Jangan sampai dibiarkan dan menjadi tontonan,” ujarnya.

Menurut warga, keberadaan lubang di badan jalan berpotensi membahayakan pengendara, terutama pengendara sepeda motor yang melintas.

Sorotan juga disampaikan Ketua LPK RI Kalimantan Barat, Marville Rondonuwu. Saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, ia mengaku prihatin melihat kondisi ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tersebut.

“Sungguh sangat memprihatinkan kondisi jalan berlubang yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Jalan Bengkayang–Singkawang dibiarkan rusak,” kata Marville.

Ia menyebut kerusakan tidak hanya ditemukan pada satu titik. Menurutnya, masih terdapat sejumlah lubang di sepanjang ruas Jalan Bengkayang–Singkawang yang membutuhkan perhatian dan penanganan.

“Saya minta Pemerintah Provinsi jangan menutup mata. Jangan dibiarkan berlama-lama. Segeralah diperbaiki. Jangan hanya diam di kantor dan duduk di kursi empuk, sementara masih digaji menggunakan uang rakyat,” tegasnya.

Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan pengecekan dan perbaikan terhadap titik-titik kerusakan, terutama lubang yang berada langsung di badan jalan.

Perbaikan dinilai penting untuk mencegah kerusakan semakin parah sekaligus mengurangi risiko kecelakaan bagi pengguna Jalan Provinsi Bengkayang–Singkawang.

 

Pewarta : Rinto Andreas

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *