GabungnyawartawanIndonesia.co.id. Jogja —Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) Sugiono menghadiri pengajian akbar pembangunan padepokan pencak silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Yogyakarta pada Sabtu (20/06/2026).
Sugiono menyambut baik pembangunan padepokan yang berlokasi di dalam kompleks SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta tersebut. Pembangunan ini juga merupakan wujud nyata pembangunan karakter generasi muda oleh Tapak Suci.
“Ini merupakan salah satu program yang melandasi kepengurusan PB IPSI yaitu memperkokoh posisi pencak silat dalam pembangunan karakter dan mental bangsa,” ucap Sugiono saat memberikan sambutan.
Sugiono mengapresiasi Tapak Suci yang ingin menjadikan padepokan nanti sebagai akademi pencak silat bagi anak-anak yatim piatu dan korban perundungan (bullying). Sugiono menganggapnya sebagai tujuan yang mulia.
“Jawaban yang diberikan dari permasalahan masyarakat terkait kondisi dan keadaan mental terutama generasi muda dan anak-anak kita yang mengalami bullying, yang mengalami kesulitan, merupakan sebuah wujud sebuah wujud nyata Tapak Suci Putra Muhammadiyah pada pagi hari ini memulai langkahnya membangun sebuah media untuk menyumbangkan upaya nyata dalam memecahkan masalah tersebut,” ucap Sugiono.
Ini juga merupakan agenda pertama Sugiono sejak terpilih sebagai Ketua Umum PB IPSI.
Sugiono menyatakan PB IPSI memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan padepokan ini. PB IPSI bakal memberi bantuan dana demi kelancaran pembangunan.
Sugiono yakin Muhammadiyah khususnya Tapak Suci akan terus melestarikan pencak silat, memperkuat karakter bangsa, mempertebal iman generasi muda.
Di kesempatan yang sama, Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir MSi menyampaikan harapan besar padepokan dapat segera terwujud sebagai wujud kemandirian bangsa.
Haedar menyampaikan bahwa Muhammadiyah akan terus berkiprah membangun fisik, mental dan karakter bangsa.
Padepokan pencak silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah akan dibangun secara bertahap di lahan seluas 4.000 meter persegi dengan anggaran senilai Rp20 miliar.
Padepokan pencak silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Yogyakarta nanti juga akan difungsikan menjadi Akademi Pencak Silat untuk pelatihan anak-anak yatim piatu serta korban perundungan (bullying).
Padepokan tersebut bisa difungsikan sebagai gedung serbaguna dan bisa dipakai untuk olahraga seperti basket dan tenis. Pula disediakan tempat bagi Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar padepokan.
(Welly/ Red).










