Proyek Penimbunan Bahu Jalan Pakok Jadi Sorotan, Transparansi Material Dipertanyakan

banner 468x60

Bengkayang,gabungnyawartawanindonesia.co.id-Kalbar-, Pekerjaan penimbunan bahu Jalan Pakok di Kelurahan Bumi Emas, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang, menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, material pasir dan batu yang digunakan dalam pekerjaan tersebut dinilai belum disertai informasi yang jelas mengenai sumber maupun pelaksana kegiatan.

Pantauan awak media langsung di lokasi pada Selasa (16/6/2026) menunjukkan adanya aktivitas penimbunan material di sepanjang bahu jalan yang berbatasan langsung dengan badan jalan utama.

Namun, warga mengaku tidak menemukan papan informasi proyek yang lazimnya memuat keterangan mengenai jenis kegiatan, sumber anggaran, pelaksana pekerjaan, hingga volume pekerjaan yang dilaksanakan.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku mendukung upaya pemerintah maupun pihak terkait dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. Meski demikian, ia menilai keterbukaan informasi kepada masyarakat tetap harus menjadi perhatian.

“Kami tentu mendukung pembangunan yang bertujuan memperbaiki fasilitas umum. Namun masyarakat juga berhak mengetahui asal material yang digunakan, siapa pelaksananya, dan dari mana sumber anggarannya,” ujarnya.

Menurutnya, tidak adanya informasi yang dapat diakses publik memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat, khususnya terkait transparansi penggunaan material pasir dan batu yang digunakan dalam pekerjaan penimbunan bahu jalan tersebut.

Selain itu, warga berharap pekerjaan yang sedang berlangsung benar-benar memenuhi standar teknis yang berlaku agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh para pengguna jalan.

Jalan Pakok sendiri merupakan salah satu ruas strategis di Kabupaten Bengkayang yang setiap hari dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi bahu jalan yang baik dinilai penting untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Senada dengan itu, Lukman, warga Bengkayang, menilai setiap kegiatan pembangunan yang memanfaatkan fasilitas publik seharusnya dilengkapi dengan informasi yang mudah diakses masyarakat.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan kegiatan, sekaligus mencegah munculnya spekulasi maupun kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Kalau informasinya terbuka, masyarakat juga bisa ikut mengawasi dan mendukung pembangunan yang dilakukan,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari instansi terkait mengenai sumber material pasir dan batu yang digunakan dalam pekerjaan penimbunan bahu Jalan Pakok tersebut, termasuk pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak terkait guna memenuhi prinsip pemberitaan yang berimbang sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.

 

Pewarta : Tim Gabungnyawartawanindonesia.co.id Kalbar

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *