Gabungnyawartawanindonesia.co.id | Lebak, Banten – 5 Juni 2026, Suasana hangat penuh keakraban mewarnai pertemuan sederhana yang berlangsung di Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, Jumat malam (5/6/2026). Dalam kegiatan ngopi bareng bersama Ketua Umum PS2M Malingping dan Jaro Riki, Raden Ujang Hermawansyah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat tali persaudaraan serta menjaga nilai-nilai adab, akhlak, dan sopan santun dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurut Raden Ujang Hermawansyah, keberadaan PS2M bukan sekadar wadah organisasi, melainkan rumah besar yang menjadi jembatan persaudaraan bagi seluruh anggotanya tanpa memandang latar belakang.
“PS2M ini rumah kita bersama. Di sini tidak ada rayap, yang ada saudara. Kita perkuat hubungan persaudaraan lewat kopi, lewat doa, lewat adab. Junjungan tinggi kita adalah mengingat sejarah yang mencatat setiap kinerja dan ketulusan. Dari situlah lahir akhlak dan adab yang berasal dari nurani,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan empat pilar tambahan yang menjadi pedoman moral dan sosial bagi keluarga besar PS2M.
Pilar pertama adalah sopan santun dalam berkata, yakni membiasakan penggunaan bahasa yang santun dan tidak mengedepankan makian atau ujaran yang menyakiti. Menurutnya, kata-kata yang baik akan lebih mudah menyentuh hati dan membangun kesadaran bersama.
Pilar kedua adalah bijak dalam menyikapi berbagai isu, dengan mengedepankan data, fakta, dan sikap objektif. Setiap persoalan harus disikapi dengan kepala dingin serta menghindari fitnah maupun tindakan yang dapat memecah persatuan.
Pilar ketiga adalah menjaga keutuhan kedaulatan rakyat, yang diwujudkan melalui pelayanan yang adil, transparan, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat. Rakyat, katanya, berhak mendapatkan pelayanan yang jujur dan terbuka.
Sementara pilar keempat adalah menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). PS2M berkomitmen untuk terus merawat kebhinekaan, memperkuat persatuan, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan hingga ke tingkat akar rumput.
Raden Ujang menegaskan bahwa kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan sederhana seperti ngopi bersama memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar pertemuan biasa.
“Foto ini bukan sekadar ngopi. Ini adalah ikrar kebersamaan. Empat kopiah, satu meja, satu tujuan, yaitu mewujudkan Banten yang sehat, Banten yang terang, Banten yang berakhlak, dan NKRI yang tetap utuh,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan seluruh keluarga besar PS2M untuk terus memegang teguh prinsip utama organisasi, yakni ‘Dukung Saat Benar, Ingatkan Saat Salah.’ Prinsip tersebut dinilai sebagai bentuk nyata dari akhlak, adab, kebijaksanaan, sekaligus tanggung jawab sosial dalam menjaga persaudaraan dan kepentingan masyarakat.
Melalui semangat kebersamaan yang terus dipupuk, PS2M diharapkan dapat menjadi kekuatan moral yang mampu mempererat hubungan antarwarga, memperkuat persatuan bangsa, serta menjadi teladan dalam membangun kehidupan sosial yang berlandaskan adab, akhlak, dan nilai-nilai kebangsaan.










