Garam Produksi BUMD Lotim Tembus Industri Modern, Investor Italia Mulai Gunakan Produk Lokal

banner 468x60

Gabungnyawartawanindonesia.co.id – LOMBOK TIMUR – Garam beryodium hasil produksi PD Agro Selaparang kini mulai merambah pasar industri berskala besar. Produk olahan badan usaha milik daerah (BUMD) Kabupaten Lombok Timur tersebut dipercaya menjadi salah satu pemasok kebutuhan bahan baku untuk pabrik pengolahan keju milik investor asal Italia yang beroperasi di NTB.

Kerja sama itu menjadi pencapaian baru bagi Agro Selaparang dalam mengangkat daya saing garam lokal agar mampu masuk ke pasar industri pangan modern. Perusahaan pengolahan keju tersebut disebut membutuhkan pasokan garam secara rutin setiap minggu untuk mendukung proses produksinya.

Direktur Operasional PD Agro Selaparang, Sapardi, mengatakan pihak perusahaan asing sebelumnya telah melakukan penilaian terhadap kualitas garam sebelum menjalin kemitraan.

Menurutnya, standar mutu menjadi faktor utama yang membuat produk garam lokal Lombok Timur mulai diminati industri.

“Pasar industri sangat memperhatikan kualitas dan konsistensi produk. Karena itu pengawasan dilakukan sejak tahap awal produksi,” ujarnya di Aikmel, Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan, Agro Selaparang melakukan pembinaan terhadap petambak garam di sejumlah kawasan pesisir selatan Lombok Timur agar kualitas bahan baku tetap terjaga. Wilayah seperti Pijot, Kedome, hingga kawasan Pantai Pink menjadi sentra pemasok utama produksi garam perusahaan.

Selain pengawasan di tingkat petani, produk garam Agro Selaparang juga telah memenuhi berbagai persyaratan legalitas, mulai dari pengujian laboratorium, sertifikasi halal, hingga Standar Nasional Indonesia (SNI).

Sapardi menilai keberadaan sertifikasi tersebut menjadi nilai tambah yang mempermudah produk masuk ke pasar industri maupun konsumen yang lebih selektif terhadap kualitas pangan.

“Sekarang masyarakat dan pelaku usaha lebih memperhatikan keamanan serta kandungan produk yang digunakan,” katanya.

Ia menambahkan, meningkatnya kesadaran terhadap pola hidup sehat turut memengaruhi permintaan garam beryodium di pasaran. Meski memiliki harga sedikit lebih tinggi dibanding garam biasa, produk dengan standar mutu dinilai memiliki prospek pasar yang terus berkembang.

Tidak hanya dipasarkan untuk kebutuhan rumah tangga dan industri makanan, garam produksi Agro Selaparang juga dimanfaatkan dalam operasional pabrik es balok milik perusahaan. Garam digunakan untuk mempercepat proses pendinginan sehingga penggunaan energi listrik menjadi lebih efisien.

Dengan terbukanya akses pasar industri asing, Agro Selaparang optimistis produk garam lokal Lombok Timur akan semakin dikenal luas dan mampu meningkatkan kesejahteraan para petambak garam di daerah pesisir.(red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *