banner 728x250

Proyek Bodong Tampa papan Informasi Di lombok Utara Kembali Jadi Sorotan Publik.

banner 120x600
banner 468x60

GabungnyawartawanIndonesia.co.id. Lombok Utara — NTB sejumlah proyek pembangunan di dusun goa,Desa bentek, kecamatan Gangga, kabupaten Lombok Utara menjadi sorotan masyarakat.proyek tersebut diduga tak transparan di karenakan tak memasang papan informasi proyek sebagaimana dengan ketentuan yang berlaku.warga setempat menilai pekerjaan proyek yang berlangsung di wilayah mereka terkesan tertutup dan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

“salah satu proyek yang disorot disebut menelan anggaran sekitar Rp 250 juta, namun namun tidak di lengkapi papan informasi sejak awal pelaksanaan pekerjaan proyek tersebut.

banner 325x300

Sejak pekerjaan di mulai, tidak ada plang proyek yang di pasang ucap salah satu warga.kami tidak tau sumber anggaran nya darimana,volume pekerjaan maupun plaksana proyenya ujar salah seorang warga saat di konfirmasi oleh awak media Kamis (22/01/2026).

Selain dengan proyek tersebut warga juga menyoroti kegiatan penataan lingkungan dusun goa yang di kerjakan oleh pihak yang sama dengan nilai anggaran sekitar Rp 165 juta.proyek. ini pun tidak memasang papan informasi sejak pelaksanaan awal.

Menurut keterangan warga, sempat ada awak media yang mempertanyakan ketiadaan papan proyek tersebut,namun tidak mendapatkan respon dari pihak pelaksana, papan informasi proyek baru di pasangkan ketika pekerjaan proyek hampir selesai dengan alasan karena anggaran perubahan,” ucapnya.Kondisi ini memunculkan dugaan di tengah masyarakat terkait kemungkinan besar adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Seorang warga yang enggan di sebutkan namanya menyampaikan bahwa hasil di dugaan tak tepat sasaran.

Proyek yang di sebut penataan lingkungan dusun goa seharusnya menyasar area rawan longsor dan kepentingan umum.

“Namun kenyataan nya,yang ditata justru lingkungan sekitar rumah pekerja proyek dan koleganya, lebih lebih proyek ini merugikan saya dengan meminjam arco di saya tanfa ada tanggung jawab orang yang mengerjakan proyek ini terhadap kerusakan arco saya yang di pakainya pada saat pekerjaan proyek tersebut ucap salah seorang warga.

Warga juga menerangkan Supaya pekerja proyek Agar bisa Di pertanggung jawabkan pekerjaan proyek tersebut, dan diharapkan supaya merehap dan memperbaiki pekerjaan proyek yang sudah berjalan lebih besi yang di pasangnya ini adalah besi yang ada pada area masjid (besi bekas).

Warga dan jemaah menuntut supaya harga besi yang di pasang nya itu di kalkulasikan dan kembalikan kekas masjid sekaligus biaya pembongkaran dan harga batu hasil bongkaran itu harus di kembalikan ke bendahara masjid sebagai kas masjid ucap beberapa masyarakat sekitar berikan keterangan ke awak media.

Dan bukan hanya itu sebagai tuntutan kami ungkapnya,melainkan juga biaya pengangkutan Runtuhan bongkaran itu harus di ganti,di karenakan itu merupakan kas masjid (uang kita bersama) untukenyelesaikan pembangunan masjid ini kedepan ucapnya,

Sementara total biaya pengangkutan reruntuhan itu adalah 1800000 ribu rupiah ini yang harus di kembalikan oleh pekerja proyek juga,” jelasnya warga.

Jika ini tidak di kembalikan maka warga tidak akan diam saja kita harus bersuara untuk menyuarakan kebenaran ucapnya.

Warga juga menegaskan bahwa program proyek tersebut bukan hanya untuk pembangunan batas pekarangan, melainkan penataan lingkungan dusun.

Namun, sejumlah rumah warga yang dinilai rawan longsor justru tidak mendapatkan perhatian.

Masyarakat berharap kepada pihak terkait, termasuk instansi pengawas dapat turun ke lapangan untuk melakukan

Pengecekan pembangunan tersebut dan memastikan proyek tersebut berjalan sesuai aturan, transparan, serta berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” Pungkasnya.

(Author Sabdanon)

Facebook Comments Box
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP