GabungnyawartawanIndonesia.co.id. Agam – Pembangunan kembali jembatan yang terputus akibat banjir di sejumlah wilayah Sumatera Barat terus dikebut. Upaya ini dilakukan guna mempercepat pemulihan akses transportasi dan mengembalikan aktivitas masyarakat terdampak bencana agar kembali normal.
Anggota TNI dari Bekangdam XX/Tanjungpura (TIB) terus bergerak membangun berbagai jenis jembatan, mulai dari jembatan Bailey, jembatan Armco, hingga jembatan gantung, di sejumlah kabupaten di Sumatera Barat. Pembangunan difokuskan pada titik-titik akses vital yang terputus akibat banjir.
Beberapa jembatan Armco yang saat ini dalam tahap penyelesaian antara lain Jembatan Armco Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Pantauan di lapangan, Kamis (15/1), jembatan tersebut telah mendekati rampung dan dalam waktu dekat dapat digunakan. Saat ini pengerjaan difokuskan pada penyempurnaan akses jalan yang menghubungkan kedua sisi jembatan.
Sementara itu, Jembatan Armco Kampuang Jambu, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, telah mencapai progres sekitar 80 persen. Pengecoran armco dan alas jembatan telah selesai, menyisakan pekerjaan pembuatan pembatas jembatan serta perbaikan jalan di ujung bantalan jembatan yang masih terus dikerjakan.
Untuk pembangunan jembatan Bailey, salah satunya berada di Muaro Busuak, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, yang saat ini masih dalam tahap pemasangan beton alas jembatan serta penguatan bantalan di ujung jembatan yang terhubung dengan badan jalan. Sebuah alat berat turut dilibatkan untuk mengeruk dan menguruk bronjong batu sebagai bantalan jembatan.
Selain itu, sejumlah jembatan Bailey lainnya yang tersebar di Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman masih dalam pada tahap pengerjaan dasar bantalan jembatan, pemasangan baja pembatas, serta penyiapan beton alas jembatan. Jembatan-jembatan tersebut antara lain berada di Kubu Sarunai, Kecamatan Canduang; Aia Taganang, Kecamatan Matur; Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kabupaten Agam; serta Sungai Lasi, Kabupaten Pasaman.
Tidak hanya jembatan Armco dan Bailey, pembangunan jembatan gantung juga terus dilakukan di beberapa wilayah. Di antaranya Jembatan Gantung tahap II Sungai Batang Mangoi, Nagari Batu Kalang Utara, Kecamatan Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman, serta dua jembatan gantung di Kabupaten Pesisir Selatan, masing-masing Jembatan Gantung Sungai Batang Mudik Tampati, Kampung Padang Galundi, Nagari Taratak Tampatih, Kecamatan Batang Kapas, dan Jembatan Gantung Batang Bangko Gadang, Nagari Kapau Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo.
Untuk mendukung kelancaran tugas personel di lapangan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana, TNI juga mengoperasikan dapur lapangan di sejumlah titik. Melalui dapur lapangan tersebut, anggota TNI bersama masyarakat setempat bergotong royong menyiapkan makanan bagi prajurit yang bertugas di proyek pembangunan jembatan serta warga terdampak bencana,” Terangnya.
(Welly/Red)



















